Obat Batuk Ini Dijadikan Oknum Siswa Tehoru Minuman Memabukan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Obat Batuk Ini Dijadikan Oknum Siswa Tehoru Minuman Memabukan

Saleh Tualeka
BERITA MALUKU. Obat batuk komix yang mengandung dextromethorphan HBr, guaifanesin dan CTM berfungsi meredakan batuk dan tenggorokan gatal. Namun jika obat ini dikomsumsi berlebihan, maka dapat menyebapkan depresi pernafasan dan merusak susunan saraf pusat bahkan kemungkinan besar dapat megakibatkan kondisi fatal hingga kematian.

Di jaman yang moderen ini, justru berbanding terbalik dan sangat tidak logis dimana obat yang seharusya di gunakan untuk meredakan batuk dan tengorokan gatal, kini para remaja, mupun siswa yang masih duduk di bangku SMP dan SMA di Tehoru, kecematan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, menjadikanya sebagai modus obat mabuk terbaru.

Seusai pantauan dan infomasi yang diperoleh, standar maksimal obat batuk komix untuk di komsumsi di kalangan Pelajar SMP dan SMA pun berfariasi, yaitu berkisar 15 sampai 20 sahset per orang. Obat ini pun mudah didapatkan karena harga yang murah di kios maupun toko.

Mengetahui fenomena ini, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Maluku Tengah pun angkat bicara.

Ketua IDI Malteng, Saleh Tualeka, menghimbau agar semua unsur lebih khususnya orang tua agar memantau setiap aktifitas anak terkait dengan penggunaan obat ini.

Menurutnya, obat ini sudah jelas memiliki manfaat positif jika dikonsumsi sesuai anjuran dokter, namun jika berlebihan maka bisa mengakibatkan fatal.

“Terkait penggunaan obat Komix, memang perlu jadi perhatian semua pihak, karena berbagai modus pemanfaatan produk-produk kesehatan bisa disalahgunakn untuk kepentingan penggunanya. Terkait obat komix ini, kita ketahui bersama bahwa obat ini adalah produk obat cair untuk mengatasi keluhan batuk, namun terdapat kandungan dalam obat ini (dextromthorphan) yang bila dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan maka bisa mempunyai efek sedasi yang menyerupai efek seperti pengguna narkoba sehingga pemantauan terhadap obat ini, harus diperketat apalagi produk obat ini dijual bebas dimasyarakat,” tandas Tualeka, Rabu, (07/12/2016).

Sementara itu, Iptu Jan Mejerlena, Kapolsek Kecematan Tehoru, saat dihubungi mengatakan, terkait salah penyalahgunaan obat batuk komix sebagai obat yang memabukan di kalangan pelajar SMP dan SMA, kata dia, nantinya akan melakukan upaya atau langkah-langkah pencegahan bagi para siswa SMP dan SMA yang kecanduan obat tersebut.

Dia juga akan melaksanakan program kegiatan P3 atau Polisi Peduli Pendidikan. Kegiatan tersebut menurutnya direncanakan akan dilakukan di seluruh sekolah yang berada dalam kota kecamatan Tehoru, ataupun diluar kota kecematan, untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan obat dan dampak negatif untuk kesehatan.

“Kita akan membuat kesepakatan bersama dengan pihak sekolah dan orang tua murid jika hal ini masih tetap dikomsumsi oleh siswa, maka siswa yang bersangkutan akan diskor selama satu minggu dan dipulangkan ke orang tuanya hinga benar-benar dia menyadari keselahanya. Bila mana hal ini masih tetap dilanggar oleh siswa, maka tidak ada kata lain siswa yang bersangkutan akan dikeluarkan dari sekolah tanpa ada toleransi dari pihak sekolah,” kata Jan Mejerlena.

Sealain itu, dirinya juga akan melaksanakan perintah hukum apabila masih ada siswa yang mencoba melakukan upaya penyalahgunaan obat tersebut maka siswa yang bersangkutan akan di proses secara hukum sesuai yang di amanatkan dalam UU no 35 tahun 2009, tentang narkotika pisitropika dan obat obat terlang lainnya.

“Kebiasaan ini, tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, karena dikhawatirkan pada generasi muda yang lain akan mendapat virus penyalahgunaan obat batuk komix yang sekarang beredar di kota kecematan Tehoru, dan dikomsumsi oleh kalangan pelajar sebagai obat memabukan,” tandasnya.
Kesehatan 8693543002046175689

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang