BNN Maluku Gelar Operasi Interdiksi, Puluhan Penumpang Jalani Tes Urine | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

BNN Maluku Gelar Operasi Interdiksi, Puluhan Penumpang Jalani Tes Urine

BERITA MALUKU. Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku, bekerjasama dengan sejumlah instansi terkait yang tergabung dalam satuan tugas (satgas), menggelar operasi interdiksi di pintu masuk bandara Pattimura, Desa Laha, Ambon, Sabtu pagi (15/10/2016).

Operasi interdiksi bertujuan untuk memutus jaringan sindikat narkotika nasional maupun internasional, khususnya terhadap para penumpang yang masuk ke wilayah Maluku melalui jalur udara, darat, maupun laut.

Di sela-sela operasi interdiksi berlangsung, Kepala BNN Maluku, Arif Dimjati kepada wartawan menjelaskan, bahwa pintu-pintu masuk baik laut maupun darat mempunyai peranan penting karena disinyalir banyak berbagai sindikat narkoba yang masuk melalui jalur-jalur tersebut.

"Operasi ini untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa ketika masuk ke wilayah Maluku harus bersih dari narkoba," kata Dimjati.

Menurutnya, Operasi ini juga bertujuan untuk mendeteksi barang bawaan penumpang yang datang ke Maluku melalui bandara Pattimura.

"Jadi ini kita lakukan di pintu-pintu masuk, atau wilayah interdiksi, selain di bandara dan juga di pelabuhan-pelabuhan yang dilakukan secara terpadu melibatkan sejumlah instansi terkait, begitupula anjing pelacak dari Direktorat Sabara, Polda Maluku," jelasnya.

Pantauan Berita Maluku Online, Operasi interdiksi dipimpin langsung Kabid BNNP Maluku, AKBP Luther Banne, SH, MH untuk memeriksa seluruh penumpang yang berasal dari 4 buah pesawat yang masuk melalui bandara Pattimura, dimulai sekitar pukul 05.00 WIT dan berakhir sekitar pukul 09.00 WIT.

Sejumlah personil yang tergabung dalam Satuan Tugas (satgas) operasi interdiksi terpadu seperti BNNP Maluku, Dit Narkoba Polda Maluku, Dit Sabhara Polda Maluku, POM AU, Balai POM, Angkasa Pura, Direktorat Serse Narkoba, TNI Angkatan Udara, Bea Cukai Provinsi Maluku, Imigrasi, dan Balai Karantina Pertanian Provinsi Maluku. Mereka tampak melakukan pengawasan maupun pemeriksaan terhadap sejumlah penumpang yang masuk ke bandara Pattimura.

Dua ekor anjing pelacak dari Direktorat Sabara, Polda Maluku juga tampak diterjunkan dalam operasi itu untuk melacak barang-barang penumpang yang berada di ruang bagasi. Sejumlah barang-barang bawaan yang dicurigai, kemudian diperiksa secara ketat.

Satgas juga melakukan pengawasan dengan cara mengamati gerak-gerik setiap penumpang. Penumpang yang dicurigai kemudian diminta melakukan pemeriksaan urine.

Dari hasil operasi interdiksi yang diperoleh media ini, peserta yang terdaftar melakukan tes urine sebanyak 59 orang yang terdiri dari penumpang domestik, warga negara asing (WNA), pilot beserta kru maskapai Garuda GA640.

Hasil uji sampel terhadap 59 orang itu dilakukan secara acak/random, dan hanya 1 orang yang dinyatakan positif urine mengandung benzo karena diduga mengkonsumsi atau membawa narkoba, yakni WNA asal Spanyol. Sementara lainnya dinyatakan negatif.

Menurut Kepala BNN Maluku, pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap modus-modus peredaran narkoba yang dilakukan oleh setiap sindikat dalam memasarkan narkoba yang baru, dengan tetap melakukan pendeteksian rutin melalui operasi interdiksi.

"Saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak mengkonsumsi narkoba, karena hal ini sudah menjadi masalah bangsa," pintanya.

Untuk diketahui, provinsi Maluku saat ini menempati posisi ke tujuh dengan jumlah penyalahgunaan sebanyak 27.940 jiwa dari jumlah populasi sebanyak 1.169.800 jiwa.

Headline 3221470270219412586

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang