Gubernur Maluku: Halal Bi Halal Momentum Tingkatkan Kualitas Kedamaian | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Gubernur Maluku: Halal Bi Halal Momentum Tingkatkan Kualitas Kedamaian

BERITA MALUKU. Dalam tradisi Islam di Indonesia, menyambut hari raya Idul Fitri sambil mengucapkan Minal Aidina wal Fadzin. Hal menarik, ucapan selamat ini disampaikan secara pribadi maupun kelompok, bukan hanya oleh umat muslim, tetapi juga umat beragama lain yang turut menyampaikan ucapan selamat tersebut.
Bahkan betapa pentingnya ucapan selamat ini, membuat serangkaian secara halal bi halal, mulai dari tingkat kampung hingga tingkat nasional. Dan yang terlibat di dalamnya, bukan hanya umat Islam, tetapi juga umat beragama lain, baik sebagai peserta maupun panitia, sebagaimana yang sering dilakukan di Maluku.

Untuk itu tradisi buka puasa bersama dan halal bi halal disebut sebagai kecerdasan lokal dan kearifan lokal Islam di Indonesia atau Islam di Nusantara.

Oleh karena itu, Gubernur Maluku, Said Assagaff dalam Halal bi Halal Pemerintah Provinsi Maluku yang berlangsung di halaman kantor Gubernur Maluku, Rabu (13/7/2016), mengajak seluruh warga Maluku untuk tingkatkan kualitas kerukunan dan kedamaian antar umat beragama serta antar suku bangsa di daerah ini, dalam rangka mengembangkan Maluku sebagai laboratorium kerukunan dan kedamaian antar umat beragama terbaik di Indonesia.

Kata Assagaff, bukan hanya kerukunan dan kedamaian pasif, tetapi kerukunan dan kedamaian aktif. Sebagaimana ungkapan luhur orang Maluku, yaitu potong di kuku, rasa di daging, ale rasa beta rasa, serta sagu salempeng di patah dua.

Inilah spirit kebersamaan dan persaudaraan sejati untuk belajar saling memahami, saling mempercayai, saling mencintai, saling menopang, saling membanggakan dan saling menghidupi.

"Dalam rangka itu kita wujudkan Maluku yang rukun, religius, damai, sejahtera, aman, berkualitas dan demokratis dijiwai semangat siwalima berbasis kepulauan secara berkelanjutan," ucapnga.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Maluku ini mengingatkan warga Maluku untuk melindungi diri dari perlabagai ancaman kejahatan yang merusak moral bangsa dewasa ini, antara lain narkoba, miras, kekerasan seksual, begal, terorisme, menguatnya paham etno-nasionalisme yang ditandai dengan sering terjadinya
perkelahian antat kelompok, perkelahian antar kampung, tawuran antar geng, tawuran siswa, pengrusakan lingkungan global dan semisalnya.
Birokrasi 158764195157856023

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang