Pemprov Maluku Minta Inpex Secepatnya Selesaikan POD | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Pemprov Maluku Minta Inpex Secepatnya Selesaikan POD

BERITA MALUKU. Presiden Joko Widodo telah memutuskan pengelolaan kilang gas abadi Blok Masela di darat atau secara “On Shore”.

Keputusan tersebut, tentunya memberikan konsekuensi logis terhadap Perusahan Inpex untuk melakukan kajian ulang terhadap rencana pengembangan (Plan of Development) POD – I tentang fasilitas pengembangan Blok Masela dilakukan dengan mekanisme kilang laut (Floating Liquid Natural Gas/FLNG).

Untuk itu, Perusahaan Inpex sementara melakukan kajian ulang terhadap pengembangan Blok Masela di darat atau “On Shore”.

Dengan demikian, Gubernur Maluku meminta kepada perusahaan Inpex untuk segera menyelesaikan POD di darat, sehingga dalam waktu dekat Blok Masela dapat beroperasi.

Hal ini disampaikan Gubernur Maluku, Said Assagaff dalam sambutannya yang dibacakan staf ahli bidang ekonomi, Roy Halattu dalam kajian blok migas yang berlangsung di aula universitas Pattimura, Kamis (9/6/2016).

Menanggapi hal tersebut, Manager Communication an relations depatement Inpex, Usman Slamet mengungkapkan, salah satu tantangan yang dihadapi Inpex adalah membuat pengelolaan di darat yang ekonomis. Mengingat dari hasil kajian yang dilakukan mulai dari 2007-2016 pengelolaan yang paling ekonomis adalah di laut.

“Untukitu, hal ini menjadi tantangan bagi kita, karena harus dilakukan planing, scaningnya dan lain sebagainya, dan sudah tentu memerlukan waktu yang cukup lama, karena menyangkut dengan hitung-hitungan,” ujarSlamet kepada wartawan di Ambon, kemarin.

Menurutnya, jika hal tersebut sudah dibacarakan dan disepakati baru dibuat POD.

“Jadi makin cepat kita menyusun dan menyepakati maka makin cepat juga selesai,” ungkapnya.
Headline 8200297671127185180

Poskan Komentar

  1. Kalau Inpex tak sanggup jangan mengulur ulur waktu, masyarakat Maluku ingin masela sebagai salah satu modal untuk memakmurkan dan memajukan Prov. Maluku.

    BalasHapus
  2. Begitu banyak orang Maluku yang buta mengenai proyek masela sehingga asal bicara sabarang saja. Proyek Masela berbiaya sampai 19 milyar USD, dan sesuai dengan tata kelola pemerintah, maka untukmembangun industri hulu migas, pemerintah mengundang investor untuk membangun dan mengerjakan proyek tsb. Dalam hal blok Masela, INPEX adalah investor yang sudah menghabiskan banyak sekali biaya untuk melakukan survey, pengeboran dll. Untuk membangun kilang LNG, maka INPEX juga perlu untuk memperhitungkan pengembalian yang menguntungkan dengan menimbang biaya proyek dan harga minyak saat ini. Itulah sebabnya INPEX masih menunggu keputusan pemerintah supaya proyek ini ekonomis untuk dibangun. Masyarakat Maluku sebaiknya mendukung INPEX sehingga proyek bisa cepat berjalan, dan Maluku juga ikut diuntungkan oleh adanya proyek ini.

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang