Wagub Minta Jasa Raharja Konsepkan Penanganan Kecelakaan Lalin Berbasis Kepulauan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Wagub Minta Jasa Raharja Konsepkan Penanganan Kecelakaan Lalin Berbasis Kepulauan

BERITA MALUKU. Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua meminta jasa Raharja Maluku untuk menyiapkan konsep penanganan dan pencegahan kecelakaan lalu lintas berbasis wilayah kepulauan.

"Penanganan kecelakaan lalu lintas di Maluku yang merupakan wilayah kepulauan tidak boleh disamakan dengan daerah lain yang sebagian besar merupakan daratan," katanya pada acara dialog publik Jasa Raharja di Ambon, Rabu (27/4/2016).

Ia mengatakan, peranan Jasa Raharja dalam menangani korban kecelakaan lalu lintas harus sesuai tupoksi, karena masyarakat yang mengalami kecelakaan langsung ditangani baik penyaluran santunan untuk korban meninggal dunia, maupun pembayaran klaim di Rumah Sakit bagi korban yang dirawat.

"Pelayanan Jasa Raharja mencakup seluruh kabupaten dan kota di Maluku, tetapi kecelakaan yang terjadi tidak hanya di pusat kota, tetapi di kecamatan, desa dan pulau yang belum tentu dapat dilayani dengan baik," ujarnya.

Menurut Zeth, Maluku memiliki 1.342 pulau yang tersebar di 118 kecamatan, 1.161 desa, 11 kabupaten dan kota dengan jumlah penduduk sebesar1,8 juta.

Dari 1.342 pulau, 289 di antaranya didiami penduduk yang disertai jumlah kendaraan yang terus mengalami pertumbuhan setiap tahun, tetapi tidak sejalan dengan infrastruktur yang memadai.

"Karena itu Jasa Rahaja ke depan harus melakukan evaluasi dan strategi penanganan korban jika terjadi di wilayah kepulauan yang jauh dari pusat kebupaten dan kota di Maluku," tandasnya.

Diakuinya, tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Maluku 50 persen disebabkan faktor manusia (human eror) yang melanggar lalu lintas seperti melebihi batas kecepatan, melanggar marka jalan, sarana angkutan yang kurang memadai, kerusakan jalan, kelayanan kendaraan bermotor serta gangguan alam.

Selain itu faktor pendukung lainnya adalah tingkat perekonomian masyarakat yang semakin meningkat, menyebabkan jumlah kendaraan tidak sejalan dengan ruas jalan.

"Kita berharap melalui kegiatan dialog publik dapat menghasilkan masukan yang positif bagi tugas dan fungsi Jasa Raharja kedepan," kata Zeth.

Ia menyatakan, generasi muda selaku pewaris masa depan bangsa harus menjadi pionir tertib berlalu lintas, jangan sampai masa muda dilewatkan untuk hal-hal negatif, tetapi sebaliknya manfaatkan dengan baik untuk masa depan yang cemerlang.

"Generasi muda Maluku harus memiliki sikap ketahanan diri prestasi yang berkualitas, disiplin, loyal membangun bangsa khusunya daerah, serta tidak boleh terjebak dalam hal-hal yang tidak menguntungkan," ujarnya.
Aneka 3554395663674057429

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang