Program Doktoral Kurang Diminati Mahasiswa dan Dosen di Maluku | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Program Doktoral Kurang Diminati Mahasiswa dan Dosen di Maluku

BERITA MALUKU. Kalangan mahasiswa maupun dosen yang berminat untuk memanfaatkan beasiswa yang disediakan pemerintah provinsi (pemprov) Maluku untuk program pendidikan doktoral atau Strata III (S3), masih sangat minim.

"Peminat yang ingin memanfaatkan beasiswa pendidikan S3 disediakan Pemprov Maluku masih sangat minim. Tahun ini saja tercatat baru 10 orang yang mendaftarkan diri," kata Ketua Bappeda Maluku, Anthonius Sihaloho, di Ambon, Rabu (13/4/2016).

Menurutnya, tahun 2016, Pemprov Maluku mengalokasikan jatah beasiswa untuk pendidikan doktoral berbagai disiplin ilmu di sejumlah perguruan tinggi di luar daerah, sebanyak 80 orang tetapi masih kurang peminatnya.

Masing-masing calon yang lolos seleksi akan memperoleh beasiswa pendidikan S3 sebesar Rp70 juta setiap tahunnya pada sejumlah universitas ternama di tanah air maupun luar negeri.

Dia mengatakan, informasi dan syarat untuk menerima beasiswa guna menempuh pendidikan doktoral tersebut telah disebarkan ke seluruh universitas negeri dan swasta yang ada di Maluku, tetapi hingga pertengahan April 2016, masih sedikit yang mendaftarkan diri.

Pemprov Maluku, menjalin kerja sama dengan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon untuk melakukan seleksi dan penjaringan ketat terhadap setiap calon penerima beasiswa tersebut, dengan syarat memiliki prestasi akademik baik, dam diutamakan berasal dari keluarga kurang mampu.

"Syarat paling utama adalah calon penerima bersedia menanda tangani kontak bahwa setelah selesai mengikuti pendidikan doktoral yang dibiayai Pemprov, mereka harus bersedia kembali dan mengabdi pada semua daerah di Maluku," katanya.

Pemprov Maluku programkan minimal penyediaan beasiswa itu selama lima tahun sehingga mereka yang menyelesaikan studi S-3 bisa mendharma bakhtikan ilmu, pengetahuan dan teknologi yang diperoleh untuk mendorong percepatan pembangunan serta mengoptimalkan program pemerintahan dan pelayanan sosial di daerah ini.

Anthonius menambahkan, pemprov Maluku juga menyediakan jatah beasiswa untuk melanjutkan pendidikan Magister atau Strata II (S2), serta 100 kuota untuk siswa berprestasi guna menempuh pendidikan Strata I, di berbagai perguruan tinggi ternama di tanah air.

"Sasaran utama program beasiswa ini untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di Maluku, guna mendukung berbagai program pembangunan yang gencar dilakukan pemerintah pusat di daerah ini," katanya. 
Pendidikan 6023498832396256031

Poskan Komentar

  1. Terlalu kecil beasiswa pemda untuk S3...pasti kami lebih memilih daftar beasiswa BPPS....krna cuma bisa ambil 1 kali beasiswa...jadi pasti dosen bnyak yg pilih bpps lah

    BalasHapus
  2. Saya anak daerah yang sudah menyelesaikan kuliah S1 di salah satu universitas terbaik di indonesia. Saya ingin melanjutkan studi S2 saya namun terkendala faktor ekonomi. (kebetulan saya juga penerima beasiswa saat studi S1)
    Apakah pemda maluku menyediakan beasiswa khusus anak daerah yang dipersiapkan khusus bagi mereka yang ingin pulang dan berbakti untuk daerah? Kalau iya, saya mohon info lebih lanjut. Karena saya ingin benar-benar mendalami ilmu saya kemudian saya ajarkan kembali kepada putra-putri daerah (kembali menjadi dosen di ambon)

    BalasHapus
  3. Apakah pemda menyediakan beasiswa magister untuk anak daerah yang telah menyelesaikan studinya di universitas selain universitas pattimura? Saya anak daerah yang telah menyelesaikan jenjang S1 di salah satu universitas terbaik di indonesia. Saya ingin melanjutkan studi S2 saya dengan harapan ilmu yang saya dapatkan akan lebih kaya sehingga dapat saya salurkan ke generasi muda maluku.
    Jika memang pemda menyediakan beasiswa khusus kepada anak daerah, saya membutuhkan info lebih lanjut karena selama ini saya tidak pernah tahu akan beasiswa tersebut. Terimakasih

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang