Mensos: IPPSI Harus Membangun Konektifitas Dengan Berbagai Profesi | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Mensos: IPPSI Harus Membangun Konektifitas Dengan Berbagai Profesi

BERITA MALUKU. Mentri Sosial Khofifah Indar Parawansa, mengharapkan kedepan Ikatan Pendidikan Pekerjaan Sosial Indonesia (IPPSI) harus dapat membangun konektifitas dengan berbagai profesi lainnya.

Harapan ini disampaikan Menteri dalam kunjungan di kota Ambon untuk membuka konferesi Nasional IPPSI ke-8, berlangsung di Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Senin (11/4/2016). Kegiatan itu diihadiri 31 perguruan tinggi seluruh Indonesia yang mempunyai program Kesejahteraan Sosial (Peksos).

Khofifah mengatakan, konfrensi nasional IPPSI menjadi bagian dari penguatan, percepatan, perwujudan kesejahteraan sosial yang mestinya bisa dibangun konektifiti dengan berabagai sektor lainnya.

“Diantaranya dalam upaya perwujudan kesejahteraan rakyat membutuhkan infrastuktur yang relative memadai misalnya di Ambon ada Jembatan Merah Putih (JMP), pasti akan membantu percepatan moda transportasi termasuk perdagangan dan ekonomi,” ujarnya.

Selain itu, daerah-daerah lain yang memiliki sektor pertambangan staretgis harus memiliki keterkaitan, sama halnya dengan layanan pendidikan dan kesehatan.

“Olehnya itu IPPSI harus membangun konektifitas dengan berbagai profesi lainnya, agar proses kesejahteraan sosial bisa terwujud,” ucapnya. 

Menurutnya, tema yang ditetapkan dalam konfrensi nasional IPPSI “Membangun keserasian dari bawah” dengan tempat pelaksanaan pembukaan di area Gong Perdamaian Dunia (GPD), hal ini merupakan resonansinya. Yang diharapkan akan membangun kehidupan yang harmonis, interen antar umat beragama di Indonesia.

“Perdamaian yang kita bangun adalah perdamaian inklusif bukan perdamaian kalitatif. Nuansa di area Gong Perdamaian Dunia akan memberikan nuansa dan roh dari upaya untuk terus mewujudkan kehidupan yang harmonis terutama interen antar umat beragama,” tuturnya. 

Sementara itu, Gubernur Maluku, Said Assagaff dalam sambutannya mengatakan, moment konferensi Pendidikan Pekerjaan Sosial/Kesejahteraan Sosial (IPPSI) yang mengambil tema “Membangun Keserasian Sosial dari Bawah”, merupakan wadah yang sangat strategis untuk merumuskan konsep dan strategi yang tepat dalam rangka menghadapi berbagai tantangan dewasa ini, seperti kepedulian terhadap isu-isu kontemporer, masalah pendidikan kesejahteraan sosial dan lain sebagainya.

Melalui konfrensi nasional IPPSI ini, orang nomor satu di Maluku ini menawarkan beberapa hal yang perlu dibahas, diantaranta membangun sistem peringatan dini, yang terkait kerawanan sosial yang ditimbulkan oleh ketidakserasian dan ketimpangan sosial, yang bisa menimbulkan pelbagai penyakit-penyakit sosial, serta gesekan atau konflik sosial, baik konflik vertikal maupun horisontal.

Selain itu menyiapkan kualitas SDM pekerja sosial yang organik, yaitu bukan hanya kreatif dan handal di dalam bekerja, tapi juga punya visi sosial yang kuat. Berwawasan multikultural dan punya kompetensi dalam hal mediasi dan resolusi konflik. Dan Perguruan tinggi perlu mengembangkan dan memperluas jurusan/prodi pekerja sosial, sebagai solusi untuk mengurai pengangguran di kalangan sarjana.
Sosial 1431031826903918275

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang