Gubernur: Generasi Muda Maluku Stop Bakalai, Mari Kita Pacu SDM | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Gubernur: Generasi Muda Maluku Stop Bakalai, Mari Kita Pacu SDM

BERITA MALUKU. Provinsi Maluku saat ini menjadi sorotan baik ditingkat nasional maupun dunia dengan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki. Salah satunya adalah blok Masela yang berada di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Untuk mengelola SDA tersebut maka dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan berkualitas yang berasal dari Maluku seperti yang diinginkan Presiden Joko Widodo saat lawatannya di Ambon beberapa waktu lalu.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Maluku saat ini terus berpacu meningkatkan SDM terutama di bidang pertambangan.

Sayangnya, hal ini kurang direspon oleh generasi muda, mengingat masih terjadi pertetangan dan perkelahian antar generasi muda.

Untuk itu Gubernur Maluku, Said Assagaff meminta kepada generasi muda untuk berhenti berkalahi, dan lebih meningkatkan SDM dalam menghadapi tantangan kebutuhan SDM yang akan datang, salah satunya blok Masela.

“Saya minta generasi muda stop bakalai. Mari kita pacu tingkatkan SDM bersama-sama Pemerintah Provinsi Maluku,” kata Gubernur, Jumat (22/4/2016).  

Menurutnya, tantangan SDM sangat besar, kalau tidak berhati-hati maka kita bisa terjerumus dan terpuruk. Karena itu dirinya meminta kepada seluruh tokoh dan elemen pemuda untuk dapat membantu Pemerintah Provinsi Maluku dalam penyerapan generasi muda terhadap sumber potensi SDA yang begitu besar.

Dijelaskan, angka pengangguran di Maluku saat ini tidak mencapai 10 persen, tentunya tidak sebanding dengan penyerapan tenaga kerja nantinya yang mencapai ratusan ribu orang. Dengan penyerapan tenaga kerja ini maka tidak ada lagi putra-putri Maluku yang nganggur.

Menyikapai hal ini, dirinya sudah menjajaki untuk bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi seperti ITB, Udayana, Unhas dan Panjajaran, dalam peningkatakan SDM.

“Jadi mulai tahun ajaran baru kita sudah mulai kirim putra-putri Maluku untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi tersebut. Mungkin dalam enam tahun mereka sudah bisa kembali guna membantu Pemprov Maluku dalam mengelola SDA yang ada saat ini,” ungkapnya.

Kata orang nomor satu di Maluku ini, bahwa dari hasil koordinasi, keempat Rektor di universitas ternama Indonesia ini merespon dengan baik dan siap membantu Pemerintah Provinsi Maluku dalam meningkatkan SDM.

Tak hanya itu, keempat Rektor juga meminta Pemprov Maluku untuk menyiapkan kelas khusus, untuk dikirim tenaga pengajar, sehingga tidak perlu lagi SDM Maluku melakukan studi ke luar daerah.

“Paling tidak SDM yang dididik akan bersaing dan mampu menguasai sektor-sektor kunci diperusahaan yang ada, misalnya Inpex,” tuturnya.      
Headline 3746175768383837983

Poskan Komentar

  1. Setelah membacakan isi berita ini saya sangat menyesal dengan langkah yg diambil pemprov maluku yg tidak merata dalam merekrut generasi mudah maluku. Pertanyaan saya adalah : apakah anak2 maluku itu hanya ada di ambon dan kampus2 yg diadakan kerjasama saja? Atau di seluruh pelosok negeri ini.

    Jakarta, belum ada kerjasama bagi anak2 maluku yg ada disini. Padahal kami sangat mengharapkan pak gubernur bisa membuka kesempatan kuliah bagi kami di jakarta selain saudara2 kami yg lain yang akan di datangkan dari daerah untuk kukiah di kampus2 yg telah diadakan kerjasama dgn pemda maluku.

    Perlu diingat bahwa sangat banyak putra putri terbaik maluku yg ada di jakarta dan pemprob maluku wajib merekrut dan merangkul mereka juga.

    Para penulis berita serta para wartawan dan teman2 di ambon tolong sebarkan isi hati kami ini kepada pemda maluku agar bisa di buka kesempatan kuliah juga bagi kami yg ada di jakarta krn kami juga sebagai anak daerah mau terus berjuang dan membantu membangun maluku kedeoan lebih baik serta berbagi ilmu dan pengetahuan yg kami miliki selama ini.

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang