DPRD Sambut Baik Ide Pemprov Maluku Hidupkan Institut Teknologi Ambon | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

DPRD Sambut Baik Ide Pemprov Maluku Hidupkan Institut Teknologi Ambon

BERITA MALUKU. Ide Pemerintah Provinsi Maluku untuk menghidupkan kembali Institut Teknologi Ambon (ITA) pernah digagas Presiden pertama Indonesia Soekarno perlu dukungan berbagai pihak untuk mempersiapkan sumberdaya manusia dalam pengelolaan gas alam Blok Masela.

"Bung Karno atas kepercayaan yang besar memberikan penghargaan bagi masyarakat Maluku pernah menggagas pendirian ITA sebagai institut oseanologi terbesar di Asia Tenggara," kata anggota DPRD Maluku, Dharma Oratmangun, di Ambon, Kamis (28/4/2016).

Rencana pendirian ITA ini telah diwujudkan dengan dukungan Pemerintah Uni Soviet (Rusia) melalui persetujuan kerja sama bidang ekonomi dan teknik tanggal 15 September 1956.

Namun proyek besar ini terhenti akibat pecah peristiwa pemberontakan G30S/PKI, tetapi kampus dengan berbagai gedung dan peralatan yang ada kemudian dimanfaatkan setelah pendirian Fakultas Teknik Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon pada 16 April 1970.

Menurut Dharma, berdiri Fakultas Teknik Unpatti ini juga didukung tenaga dosen yang disekolahkan di Rusia atas kebijakan Ir Lukas Nanlohy selaku Dekan pertama Fakultas Teknik itu, dan kemudian terpilih sebagai Rektor Unpatti dengan areal kampus di daerah Poka-Rumah Tiga.

"Andai saja proyek ini berjalan sesuai rencana, maka di Ambon selain ada Unpatti yang telah diresmikan Presiden Soeharto pada 23 April 1963, kita juga bangga memiliki sebuah institut yang merupakan satu-satunya unggulan nasional di luar Pulau Jawa seperti ITB dan IPB," ujarnya lagi.

Menjelang pengoperasian Blok Masela yang diprediksi sebagai sumur gas abadi, potensi tambang emas di Pulau Buru dan Pulau Romang, Maluku memerlukan SDM bidang teknik dari hampir semua disiplin ilmu dan teknologi.

Disiplin ilmu ini sudah sewajarnya bernaung dan dikembangkan dalam sebuah skema institut teknologi dengan proyeksi jangka panjang dan diharapkan unggul serta berjaya di wilayah timur Indonesia seperti geofisika atau geologi, teknik pertambangan, perminyakan dan gas, teknik mesin, teknik perkapalan, teknik sipil, maupun teknik perencanaan wilayah, katanya pula.

"Sesuai kondisi sekarang, potensi Fakultas Teknik dan Fakultas MIPA Unpatti kiranya akan siap mendukung cita-cita ini agar kita juga memiliki sebuah institut teknologi yang sama dengan Makassar, Jayapura, Bandung, dan Surabaya," kata Dharma lagi.

Dia berharap, para politisi, birokrat, ilmuwan, tokoh masyarakat dan semua komponen masyarakat Indonesia di Maluku kiranya mendukung ide brilian seperti itu, dan optimistis akan dukungan pemerintah.

Apalagi rencana itu, katanya, sejalan dengan Program Nawacita dari Presiden Joko Widodo, sehingga ide menghidupkan ITA juga merupakan sebuah penghormatan masyarakat Maluku terhadap gagasan Presiden pertama Bung Karno.
Dewan 2227325938588421991

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang