Warga Morotai Minta Kenaikan Iuran BPJS Dibatalkan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Warga Morotai Minta Kenaikan Iuran BPJS Dibatalkan


BERITA MALUKU. Masyarakat Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara (Malut) meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk membatalkan kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) karena kenaikan itu akan semakin membebani masyarakat.

"Beban hidup masyarakat dewasa ini cukup berat akibat dampak situasi ekonomi Indonesia yang belum membaik, jadi sangat tidak tepat kalau iuran BPJS dinaikan sekarang ini," kata salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Pulau Morotai Muhammad Ilham di Ternate, Senin (21/3/2016).

Permintaan itu disampaikan menanggapi keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 mengenai kenaikan iuran BPJS, yakni untuk kelas I dari Rp59.500 menjadi Rp80.000, kelas IIdari Rp42.500 menjadi Rp50.00 dan kelas III Rp25.500 menjadi Rp30.000, yang mulai diberlakukan 1 Aprik 2016.

Muhammad Ilyas mengatakan, kenaikan iuran BPJS tersebut jelas akan menyulitkan masyarakat di Morotai, karena pendapatan masyarakat di daerah yang masuk kategori 3 T (Tertinggal, Terbelakang dan Terluar) itu sangat rendah, bahkan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari saja sangat sulit.

Pemerintah memang menanggung iuran untuk masyarakat yang kategori tidak mampu melalui beban Kartu Indoensia Sehat, tetapi masalahnya banyak masyarakat tidak mampu di daerah ini yang tidak diakomodir sebagai masyarakat penerima kartu Indoensia Sehat, walaupun mereka sudah mendaftar di pemerintah setempat.

Hal lain yang juga harus menjadi pertimbangan bagi Presiden Joko Widodo untuk membatalkan kenaikan iuran BPJS, kata Muhammad Ilyas, adalah pelayanan BPJS di rumah sakit yang masih jauh dari harapan, baik pelayanan di tingkat pertama (puskesmas) maupun di tingkat rujukan (RSUD).

Puskesmas di Kabupaten Pulau Morotai masih sangat terbatas, selain itu puskesmas yang ada juga belum dilengkapi dengan tenaga medis yang memadai, terutama dokter, begitu pula di RSUD Morotai tenaga dokter dan fasilitasnya masih terbatas.

"Banyak masyarakat di Morotai termasuk yang menjadi cakupan BPJS terpaksa berobat ke RSUD Tobelo di Kabupaten Halmahera Utara atau ke RSUD Chasan Boesoeri Kota Ternate, karena fasilitas medis di RSUD Morotai sangat terbatas," katanya menambahkan.

Malut 6398801648886536609

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang