Ribuan Umat Kristen Ambon Ikut Prosesi Jalan Salib Hidup Oikumene | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Ribuan Umat Kristen Ambon Ikut Prosesi Jalan Salib Hidup Oikumene


BERITA MALUKU. Ribuan umat Kristen dari berbagai demoninasi gereja di Kota Ambon, Sabtu (26/3/2016) mengikuti perayaan jalan salib hidup oikumene untuk mengenang kisah sengsara kematian Yesus Kristus ribuan tahun silam untuk menebus dosa manusia.

Prosesi perayaan jalan salib hidup yang dilangsungkan secara oikumene ini berlangsung hikmat dalam nuansa penuh sukacita, diawali dari pelataran Gedung Katolik Centre-Air Salobar hingga berakhir di Lapangan Merdeka Ambon.

Pantauan Berita Maluku com, sejak awal pentas dramatisasi kisah sengsara kematian Yesus Kristus yang dibuka Gubernur Maluku, Said Assagaff, terlihat ribuan umat sudah terlebih dahulu memadati lokasi tersebut. Bahkan saat prosesi jalan salib hidup diarak melewati sejumlah ruas jalan di pusat Kota Ambon, ribuan warga berbondong-bondong datang ke bibir jalan untuk menyaksikan dari dekat dramatisasi jalan salib hidup ini.

Pada setiap stasi perhentian di setiap ruas jalan yang dilalui, terlihat sejumlah warga tak kuasa membendung air mata saat menyaksikan prosesi drama rohani ini, apalagi ketika menyaksikan Ebi Sorlury, pelakon Yesus beserta dua pelakon penjahat yang dicambuk dan diperlakukan secara kasar oleh puluhan pelakon serdadu Romawi.

Walaupun sempat memacetkan beberapa ruas jalan di pusat Kota Ambon, namun warga yang menyaksikan kisah sengsara kematian Yesus tetap antusias hingga puncak dramatisasi ini berakhir digelar di Lapangan Merdeka Ambon.

Ketua panitia drama jalan salib hidup, Yakobus Thomas Ngobut mengaku puas dengan terselenggaranya drama jalan salib hidup tersebut. Dia berterimakasih kepada semua pihak termasuk seluruh umat dan pemerintah di daerah ini yang memberikan dukungan sehingga terselenggaranya kegiatan dimaksud.

Dikatakan, pentas jalan salib hidup oikumene selain dilakoni ratusan pelakon dari kelompok Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Maria Bintang Laut – Benteng Ambon bersama kelompok pemuda dari Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Kota Ambon, namun dilibatkan pula oleh sejumlah pemuda-pemudi yang beragama Islam untuk mendukung kegiatan tersebut.

“Ini kita buat dengan maksud untuk memperlihatkan kepada  dunia bahwa Provinsi Maluku khususnya Kota Ambon benar-benar hidup dalam suasana rukun dan  damai tak seperti waktu-waktu sebelumnya. Dan kita yakin ada campur tangan Tuhan untuk itu,” ujar pria berpenampilan melankolis tersebut.

Peristiwa 7601720223647630297

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang