Brury Nanulaita Rubah Peta Politik Pilkada Ambon | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Brury Nanulaita Rubah Peta Politik Pilkada Ambon

BERITA MALUKU. Kehadiran Brury Nanulaita di pentas politik Pilkada Kota Ambon, serentak ikut merubah peta politik.

Awalnya, publik menganggap kandidat bakal calon Wali kota yang paling kuat adalah Richard Louhenapessy dan Paulus Kastanya. Namun setelah Brury Nanulaita resmi mendaftar dan mengembalikan berkas di DPC PDI-P, Senin (29/2/2016) kemarin, publik mulai melihat Brury memiliki kekuatan massa ril yang cukup signifikan.

Kepala Dinas PU Kota Ambon ini, dinilai berbagai kalangan tidak mempunyai resistensi politik apapun, justri merupakan figur yang tenang dan baik hati.

Tidak saja itu, sejumlah pengamat menilai, Brury yang adalah putra asli negeri Boy, Kecamatan Saparua, memiliki hubungan kultur yaitu lima negeri gandong yang cukup kuat dan kohesif sehingga bila kelak ia direkomendasikan partai politik maka dukungan masa rilnya cukup kuat.

“Jadi memang kalau sosok pak Brury ini orangnya tenang, tidak punya resistensi politik apapun dan dengan siapapun. Brury adalah birokrasi murni dan pekerja yang ulet,” ujar salah satu tokoh muda, Yanes yang ikut dalam robongan arak-arakan Brury Nanulaita menuju DPC PDI Perjuangan di Mangga Dua Senin, (29/2/2016).

Kadis  PU Kota Ambon ini, Senin (29/2/2016) mendaftar di DPC PDIP sebagai bakal calon Wali kota Ambon periode 2016-2022.

Nanulaita bersaing dengan sejumlah kandidat untuk merebut reomendasi PDI Perjuangan guna mengikuti Pilkada Kota pada 2017 mendatang.

Kehadiran Brury mendaftar di partai politik sejak pekan lalu memeng mengagetkan banyak kalangan.
Brury yang didampini sanak keluarga dengan arak-arakan ribuan sepeda motor mendatangi sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Ambon di kawasan Mangga Dua guna mengembalikan berkas.

Berkas yang diterima Tim penjaringan Bakal Calon (Balon) Walikota-Wakil Walikota Periode 2017-2022 itu akan dicek kelengkapannya oleh tim penjaringan yang diketuai Colce Keresina.

Brury mengemukakan mendaftar di DPC PDI Perjuangan Kota Ambon dalam kapasitasnya sebagai warga negara Indonesia yang berhak mengikuti Pilkada dengan persyaratan memenuhi semua persyaratan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Khan mendaftar dan menyilahkan PDI-P berproses selanjutnya memutuskan siapa diantara kandidat  yang layak direkomendasikan untuk mengikuti Pilkada Kota Ambon,” ujarnya.

Brury mengaku mendaftar di PDI Perjuangan telah mendapat restu Walikota Richard Louhenaqpessy maupun Wakil Walikota Sam Latuconsina.

“Mereka memberikan restu karena memahami politik dengan matang dan menghargai hak politik dari masing-masing warga negara Indonesia, kendati stafnya sekalipun,” tandas Brury.

Dia pun tak mau sesumbar soal peluang mendapatkan rekomendasi dari PDIP maupun parpol lainnnya yang persyaratannya mendapat dukungan 7 dari 35 anggota DPRD Kota Ambon. (*)
Pilkada Maluku 3296894938162359818

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang