eL-NaMa Demo DPRD Maluku, Minta Eksploitasi Migas Masela Pro Rakyat | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

eL-NaMa Demo DPRD Maluku, Minta Eksploitasi Migas Masela Pro Rakyat

BERITA MALUKU. Ratusan komponen pemuda yang tergabung dalam Lembaga Nanaku Maluku beserta Koalisi Anak Adat Maluku (eL-NaMa) menggelar aksi demonstrasi di kantor DPRD Maluku, Senin (11/1/2016).

Mereka minta eksploitasi tambang migas Blok Masela harus mesejahterakan rakyat Maluku lewat kebijakan yang pro terhadap rakyat dan bukannya investor asing.

"Hal penting yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah pengelolaan blok Masela dilaksanakan secara Onshore, dengan sistem pipanisasi sehingga dapat memberikan multi efek plus bagi rakyat Maluku," kata koordinator pendemo, Bram Tulalesy di Ambon, Senin (11/1/2016).

Aksi demo ratusan pemuda yang dikawal ketat aparat Polri bersenjata lengkap ini juga diterima Wakil Ketua DPRD Maluku, Richard Rahakbauw untuk berdialog dan menerima tuntutan pendemo.

Dalam tuntutannya, komponen pemuda Maluku ini menyatakan Maluku harus mempunyai hak pengelolaan blok Masela sebesar 50 persen.

Mereka juga mendesak pemerintah agar pengelolaan blok Masela hendaknya memperhatikan keutuhan ekologi kepulauan sebagai ruang hidup masyarakat Maluku.

Berdasarkan kepentingan masyarakat Maluku, Lembaga Nanaku Maluku (LMN) dan Koalisi Anak Adat Maluku (KAAM) dengan tegas menyuarakan agar pembangunan kilang gas blok Masela dilakukan di daratan pulau Babar, agar dapat bermanfaat bagi pengembangan kemakmuran dan kesejahteraan hidup masyarakat.

Meminta dengan tegas kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Jokowi memberikan perhatian khusus untuk memperluas akses perhubungan laut, darat, dan udara, di Provinsi Maluku.

Dalam pengelolaan blok Masela, lembaga meminta dengan tegas kepada pemerintah untuk mengakomodir anak daerah Maluku dalam operasionalnya.

Presiden Jokowi juga diminta dengan tegas untuk menolak usulan SKK Migas tentang pertambangan migas blok Masela secara ofshore, dan dalam pengelolaan blok migas tersebut harus mengutamakan dampak lingkungan hidup.

Lembaga meminta pemerintah memperhatikan hak-hak masyarakat adat serta meningkatkan kualitas sdm di area sekitar pertambangan.
Headline 6918538531544027180

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang