Proses Belajar di SMAN 1 Dobo Sempat Terhenti Akibat Kecelakaan Laut | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Proses Belajar di SMAN 1 Dobo Sempat Terhenti Akibat Kecelakaan Laut

Angky Renjaan
BERITA MALUKU. Proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru Maluku sempat terhenti pascamusibah kecelakaan laut pada Minggu (18/10) yang menewaskan enam siswi sekolah tersebut.

"Memang benar setelah musibah tersebut, kegiatan belajar di sekolah sempat terhenti karena masyarakat Aru, terutama para orang tua korban merasa marah," kata Penjabat Bupati Kepualaun Aru, Angky Renjaan yang dihubungi dari Ambon, Selasa (3/11/2015).

Bahkan sekelompok orang sempat mendatangi lokasi sekolah dan melempari bangunan itu hingga memecahkan kaca jendela, dan peristiwa ini membuat para guru meminta perlindungan di Mapolres Pulau-Pulau Aru.

Tetapi pemerintah kabupaten juga tidak tinggal diam dengan kondisi ini dan telah melakukan koodinasi dengan aparat kepolsian guna mengantisipasi keamanan di sekolah tersebut.

"Kami masih melihat perkembangan situasi dan sekarang kelihatanya, dengan adanya penemuan seluruh jasad korban dan Pemkab juga sudah bertemu semua keluarganya korban sehingga mereka akhirnya bisa menerima situasi yang terjadi dengan lapang dada," ujar penjabat bupati.

Ke depan, katanya, Pemkab Kepulauan Aru akan mempertemukan pihak sekolah bersama aparat keamanan dengan pihak keluarga korban guna menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Semestinya Dinas Pendidikan juga lebih kreaktif untuk menangani masalah tersebut dan tidak perlu harus menunggu bupati," tegasnya.

Apalagi kasus tenggelamnya perahu bermotor ini sementara ditangani penyidik Polres Pulau-Pulau Aru dan telah ditetapkan tiga orang sebagai tersangka diantaranya Junus Tubay selaku penanggung jawab kegiatan siswa yang berangkat dari Dobo, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Aru ke Lamerang (Pulau Wokam).

Dua tersagka lainnya adalah pengemudi perahu bermesin, Adrial Watafuan (28) dan rekannya Adiyos Wamir, dimana penetapan tiga tersangka oleh polisi dilakukan setelah meminta keterangan belasan siswa yang menjadi saksi dalam musibah tersebut.
Daerah 5400407913629067454

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang