Bupati Aru Jajaki Layanan Ekspress Air ke Dobo | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Bupati Aru Jajaki Layanan Ekspress Air ke Dobo

BERITA MALUKU. Penjabat Bupati Kepulauan Aru, Angelius Renjaan akan menjajaki pelayanan Eskpress Air ke Bandara Rar Gwamar, Dobo, ibu kota kabupaten setempat.

"Saya sedang berada di Jakarta dan telah menyepakati pertemuan dengan manajemen Eskpress Air yang nantinya mempertimbangkan pengoperasian pesawat maskapai itu ke Dobo," katanya, dihubungi dari Ambon, Rabu (4/11/2015).

Terobosan ini dilakukan Angelius karena pengoperasian pesawat Trigana Air dari Bandara Internasional Pattimura Ambon - Rar Gwamar, Dobo dan sebaliknya sudah dua pekan lebih terhenti.

"Langkah ini juga setelah mempertimbangkan manajemen Ekspress Air pernah mengajukan izin pengoperasian pesawat ke Bandara Rar Gwamar, tetapi kurang disikapi positif Bupati Teddy Tengko (almarhum)," ujarnya.

Dia mengemukakan, penjajakan ke Ekspress Air juga bertujuan agar ada kompetisi harga, karena harga tiket Trigana Air selama ini relatif mahal yakni Rp1,3 - 1,4 juta.

"Sekiranya ada maskapai penerbangan lain, maka kemungkinan harga tiket bisa lebih murah dan terjamin kelancaran transportasi udara dari Ambon-Dobo maupun sebaliknya," kata Angelius.

Dia juga menyoroti pengerjaan landasan pacu Rar Gwamar yang diperpanjang dari 1.100 - 1.300 meter terkesan tidak karuan sejak tahun anggaran 2014.

"Saya diinformasikan bahwa manajemen maskapai Trigana Air enggan mengoperasikan pesawatnya karena pertimbangan landasan pacu belum dibenahi, menyusul pengerjaan perpanjangan 1.100 meter menjadi 1.300 meter terkesan tidak karuan," ujarnya.

Dia mengakui, lumpuhnya aktivitas penerbangan ke maupun dari bandara Rar Gwamar mempengaruhi kegiatan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan sosial.

"Saya pun memanfaatkan jasa kapal PT.Pelni yakni KM. Tidar dari Dobo ke Ambon pada akhir pekan lalu sehingga sejumlah agenda pertemuan dengan Gubernur Maluku, Said Assagaff maupun urusan dinas ke Jakarta tertangguhkan" tegas Angelius.

Kabid Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Maluku, Jhon Rante, mengemukakan, berdasarkan koordinasinya dengan manajemen maskapai Trigana Air disampaikan bahwa alasan tidak mengoperasikan pesawatnya karena pertimbangan teknis.

"Alasannya masa inspeksi sehingga tidak bisa diabaikan karena memprioritaskan keselamatan penerbangan," ujarnya.

Perhubungan 8745638519992080984

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang