Atraksi Kolaborasi Trompet dan Musik Etnik Maluku Terima MURI | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Atraksi Kolaborasi Trompet dan Musik Etnik Maluku Terima MURI

BERITA MALUKU. Kota Ambon kembali menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dari atraksi kolaborasi terompet dan musik etnik Maluku tifa totobuang, hadrat dan sawat melibatkan peserta berjumlah 1.000 orang.

Penghargaan MURI diserahkan oleh Manager Museum Rekor Indonesia (MURI), Ariani Siregar kepada Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy.

Penghargaan MURI kepada kota Ambon dengan rekor yang ke 7.045 diberikan karena berhasil menciptakan atraksi terompet kolaborasi dengan musik etnik Maluku dengan peserta terbanyak 1.000 orang.

Penghargaan tersebut diberikan karena kolaborasi musik pesertanya juga merupakan gabungan masyatakat dua komunitas Islam dan Kristen di Kota Ambon.

"Selain itu juga ditampilkan di Gong Perdamaian Dunia Pusat Kota Ambon, usai Upacara HUT ke-70 RI. Berdasarkan catatan prestasi ini tidak salah Ambon disebut sebagai city of music," kata Manager MURI, Ariani Siregar, di Ambon, Senin (17/8/2015).

Ia mengatakan, atraksi tersebut menunjukan kepada nusantara bahwa masyarakat kota Ambon adalah masyarakat yang ramah serta cinta perdamaian.

"Hal ini ditunjukkan dengan dihasilkannya harmonisasi yang indah dari perpaduan alat musik terompet dan rebana, yang merupakan alat musik yang digunakan di gereja dan masjid," katanya.

Catatan rekor Muri Kota Ambon merupakan yang ketiga kalinya. yakni pertama kali diterima 1 Oktober 2012 melalui kegiatan belajar matematika metode Gampang Asyik dan Menyenangkan (Gasing) yang diikuti tiga ribu peserta.

Penghargaan kedua diterima 3 September 2013 kepada Wali Kota Ambon yang telah memprakarsai kegiatan membersihkan teluk diikuti tujuh ribu peserta.

Sementara itu, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, penghargaan yang diterima merupakan bukti kota Ambon selain sebagai The City of Music tetapi juga The City of Harmony.

"70 tahun silam, Maluku telah memberikan kontribusi besar atas kemerdekaan NKRI. Hari kota Ambon memberikan kontribusi untuk Indonesia melalui cetakan prestasi harmonisasi terompet, totobuang dan rebana," katanya.

Ditambahkannya, hal ini juga merupakan apresiasi kepada masyarakat Ambon melalui musik kolaborasi terompet dan musik etnik Maluku.

"Merayakan penghargaan yang diterima bertepatan HUT RI ke-70 saya mengajak seluruh peserta atraksi untuk membawakan lagu Ola Bapa Ja (lagu khas Maluku) dan lagu Gandong," ujarnya. (ant/bm 01)
Musik 3336241627897018748

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang