Gelombang Hingga Lima Meter Masih Terjadi di Perairan Maluku | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Gelombang Hingga Lima Meter Masih Terjadi di Perairan Maluku

BERITA MALUKU. Gelombang laut di perairan Maluku berkisar tiga hingga lima meter di perairan Namlea, Banda, Geser, Arafura, Maluku Tenggara Barat (MTB) dan Maluku Barat Daya (MBD).

Untuk itu Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ambon, Maluku, mengimbau pemilik kapal rakyat untuk memperhatikan cuaca sebelum memberangkatkan penumpang.

"Cuaca buruk disertai gelombang laut terjadi di perairan Maluku, kami mengimbau pemilik kapal rakyat bertonase kecil untuk memperhatikan cuaca sebelum memberangkatkan penumpang ke sejumlah daerah menjelang hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah," kata Kabid Keselamatan Berlayar KSOP Ambon, Abdul Muis Marasabessy, Rabu (15/7/2015).

"Imbauan larangan berlayar bagi kapal ukuran kecil ini berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan, mengingat cuaca yang tidak bersahabat," katanya.

Abdul mengatakan, larangan berlayar akan dicabut setelah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ambon tidak lagi mengeluarkan peringatan dini.

"Sampai saat ini masih ada peringatan dini yang dikeluarkan berupa angin kencang dan gelombang tinggi maka larangan berlayar untuk kapal rakyat tetap diberlakukan," ujarnya.

Ia menyatakan, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan di sejumlah pelabuhan sehingga dapat mencegah adanya kapal rakyat yang memaksakan diri untuk berlayar.

"Kita takutkan akibat banyaknya pemudik ke sejumlah daerah di Maluku, membuat pemilik kapal rakyat memaksakan diri untuk mengangkut penumpang maupun barang melebihi kapasitas angkut," tandasnya.

Pihaknya kata Abdul juga mengajak semua pihak yang menggunakan transportasi laut terutama masyarakat untuk sama-sama menciptakan keselamatan di laut.

"Kami meminta masyarakat tidak melakukan perjalanan menggunakan transportasi laut jika tidak ada hal penting dalam kondisi cuaca buruk, karena bisa berdampak buruk terhadap keselamatan," ujarnya.

Ditambahkannya, sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap keselamatan di laut, pihaknya tetap berkomitmen melaksanakan tugasnya sesuai intstruksi untuk mengawasi dan mengontrol aktifitas pelayaran dan memberikan peringatan kepada operator kapal untuk selalu waspada terhadap cuaca di laut.

"Kami terus meningkatkan pelayanan dan pengawasan terhadap keselamatan di laut khsusunya selama bulan Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri," tandasnya. (ant/bm 01)
Bencana Alam 6507244754178393087

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang