Dinas Pariwisata Malut Akan Bentuk Desa Wisata | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Dinas Pariwisata Malut Akan Bentuk Desa Wisata

BERITA MALUKU. Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan Ekonomi Kreatif (Parbudporaekraf), Halmahera Barat, Maluku Utara, melakukan pembinaan terhadap 10 desa yang dianggap mempunyai potensi untuk dijadikan sebagai desa wisata.

"Ke depan saat 10 desa ini telah berkembang menjadi desa wisata yang mandiri, program selanjutnya akan dilakukan pengembangan 10 desa lainnya di Halmahera Barat," kata Kabid Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Halmahera Barat Nur Rahmiani Achmad SIP MM di Ternate, Senin (29/6/2015).

Sebanyak 10 desa wisata itu adalah Desa Bobo, Bobanehena, Guaemaadu, Guaeria, Gamlamo, Tuada, Gamtala, Lako Akediri, Ropu Tengah Bulu, Akelomo bila dinilai telah berkembang maka akan dibentuknya 10 desa wisata lainnya yang ada di Halmahera Barat.

Dia mengatakan, dinas memiliki tiga seksi, yaitu seksi usaha jasa pariwisata, seksi Daya Tarik Wisata dan Seksi Pembinaan Masyarakat, maka pengembangan desa wisata akan lebih maksimal.

Sehingga, dampak dari Pengembangan Desa Wisata, masyarakat lebih sadar wisata dan menghargai potensi desanya, sehingga dengan terbentuknya Pok Darwis ini maka masyarakat jadi termotivasi untuk menggali khasanah budaya yang sempat terlupakan, persatuan dalam masyarakat lebih erat.

Ini dibuktikan saat Partisipasi 10 Desa Wisata, tua muda laki-laki dan perempuan berbaur menjadi satu berkolaborasi secara apik menampilkan berbagai atraksi menarik saat pembukaan Festival Teluk Jailolo 11 Mei 2015 lalu yang memberikan sajian memukau.

Apalagi ini juga sebagai bentuk semangat Gotong Royong yang tinggi, hal ini bisa dilihat dari pembuatan jembatan kayu sepanjang 112 meter di Dewi (Desa Wisata) Pelangi Bobanehena yang dibuat dengan swadaya murni masyarakat setempat dan pembuatan dua buah Gasebo di pulau Babua dengan partisipasi masyarakat Desa Nelayan Guaeria.

Bahkan, setelah digelarnya Festival Teluk Jailolo telah dilaunching sekaligus diujicobakan paket wisata kepada wisatawan, jadi mereka membeli paket wisata.

Seperti paket wisata Nelayan Guaeria yang sampai hari ini telah menerima 104 kunjungan wisatawan terdiri dari masyarakat lokal, nusantara dan mancanegara yang berasal dari Jakarta, lingkup Maluku Utara, Ukraina, Chili dan Polandia.

"Beberapa travel dari Bali dan Makassar juga telah menawarkan kerjasama dengan Desa Nelayan Guaeria, dan kebanyakan wisatawan Mancanegara menyukai kuliner khas Guaeria, sedangkan untuk wisatawan Mancanegara lebih konsen menikmati pemandangan alam atas laut dan bawah laut yang indah," katanya. (Ant/bm 01)

Malut 7405505159105471791

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang