Jangan Biarkan Warga Kepulauan Terus Terbatas Dilayani
AMBON - BERITA MALUKU. Persoalan konektivitas antarwilayah masih menjadi tantangan besar bagi Maluku sebagai provinsi kepulauan. Keterbatasan infrastruktur laut, jalan hingga jembatan dinilai ikut memengaruhi akses masyarakat terhadap pelayanan dasar, termasuk kesehatan.
Anggota DPRD Maluku, Yani Noach, menegaskan Pemerintah Provinsi Maluku perlu memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus mendorong pembenahan layanan kesehatan yang sesuai dengan karakter wilayah kepulauan.
Menurutnya, kebutuhan infrastruktur di Maluku masih sangat besar, sementara kemampuan daerah untuk memenuhi seluruh kebutuhan pelayanan masyarakat masih terbatas.
Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan anggaran guna memperkuat konektivitas antarpulau.
Yani mengatakan, keterbatasan tersebut tidak hanya terlihat pada infrastruktur penghubung antarwilayah, tetapi juga pada pelayanan kesehatan yang hingga kini masih menghadapi berbagai kekurangan.
"Sebab segala yang dibutuhkan untuk melayani masyarakat serba terbatas, bahkan tidak ada sama sekali. Ini fakta. Ini nyata. Ini wujud pelayanan kesehatan di Maluku hari ini,” tegasnya, kemarin.
Ia menilai berbagai program pemerintah tidak bisa berdiri sendiri untuk menjawab persoalan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan.
"MBG bukan jalan satu-satunya memulihkan kondisi ini. Koperasi Desa Merah Putih juga bukan jalan tol yang dapat mengubah arah pelayanan kesehatan di Maluku,” ujarnya.
Untuk itu, Yani mendorong Pemprov Maluku menyusun program pengembangan kesehatan yang secara khusus berbasis kepulauan.
Program tersebut, kata dia, perlu dibicarakan bersama pemerintah pusat sehingga kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di pulau-pulau dapat ditangani sesuai kondisi geografis Maluku.
Penguatan konektivitas dan pembenahan layanan kesehatan dinilai menjadi bagian penting agar visi pembangunan Maluku 2024-2029 dapat berjalan dan pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah kepulauan tidak terus terkendala jarak dan keterbatasan infrastruktur.
