DPRD Ingatkan Pemda di Maluku Perkuat Antisipasi Penyebaran Hantavirus
AMBON - BERITA MALUKU. Meningkatnya perhatian terhadap penyebaran penyakit menular membuat DPRD Provinsi Maluku meminta pemerintah daerah di seluruh kabupaten/kota tidak lengah terhadap potensi munculnya hantavirus. Langkah antisipasi dinilai penting dilakukan lebih awal melalui penguatan edukasi kesehatan dan pengawasan lingkungan di tengah masyarakat.
Anggota DPRD Provinsi Maluku, Ary Sahertian, mengatakan kesiapsiagaan pemerintah daerah perlu ditingkatkan agar masyarakat memahami bahaya hantavirus serta cara mencegah penyebarannya.
Menurutnya, upaya pencegahan tidak boleh dilakukan setelah muncul kasus, tetapi harus dimulai sejak dini melalui sosialisasi yang masif dan penataan lingkungan yang sehat.
“Pemerintah daerah harus bergerak cepat melakukan langkah antisipasi. Edukasi kepada masyarakat penting supaya warga tetap waspada tanpa harus panik,” kata Sahertian kepada wartawan di Ambon, Rabu (20/5).
Ia menilai kawasan permukiman padat penduduk serta lokasi yang rawan menjadi tempat berkembang biaknya tikus perlu mendapat perhatian serius karena hewan pengerat tersebut dapat menjadi media penyebaran virus.
Karena itu, Sahertian meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait memperkuat pengawasan kebersihan lingkungan, termasuk penanganan sampah, saluran air, hingga bangunan kosong yang berpotensi menjadi sarang tikus.
Selain itu, ia mendorong Dinas Kesehatan provinsi maupun kabupaten/kota meningkatkan koordinasi dengan puskesmas dan fasilitas kesehatan guna memperkuat deteksi dini apabila ditemukan warga dengan gejala yang mengarah pada infeksi hantavirus.
“Deteksi dini sangat penting supaya penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan potensi penyebaran dapat dicegah,” ujarnya.
Sahertian juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya terkait hantavirus. Menurutnya, masyarakat cukup menjaga pola hidup bersih dan sehat serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mencurigakan.
“Pencegahan penyakit menular membutuhkan kerja sama semua pihak. Pemerintah harus hadir, masyarakat juga harus aktif menjaga lingkungan,” tandasnya.
