Nataru di Maluku Tinggalkan Catatan, DPRD Siapkan Langkah Perbaikan
AMBON - BERITA MALUKU. Pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Provinsi Maluku mendapat perhatian serius dari DPRD setempat. Sejumlah catatan muncul dari hasil pemantauan di lapangan, khususnya terkait aspek pengamanan dan pelayanan transportasi yang dinilai belum berjalan maksimal.
Komisi III DPRD Maluku menilai masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu dibenahi agar pelayanan kepada masyarakat pada momentum hari besar keagamaan dapat berjalan lebih optimal. Keluhan warga terkait pengamanan dan pelayanan penumpang menjadi dasar bagi DPRD untuk menyiapkan langkah evaluasi menyeluruh.
Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo, mengatakan bahwa meskipun upaya pengamanan telah dilakukan oleh pihak terkait, implementasinya di lapangan belum sepenuhnya sesuai harapan masyarakat.
“Pengamanan memang sudah disiapkan, tetapi dalam pelaksanaannya masih ada hal-hal yang perlu dibenahi. Ini terlihat dari sejumlah keluhan masyarakat yang kami terima,” ujar Alhidayat di Ambon, kemarin.
Ia menjelaskan, Komisi III telah melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik untuk melihat kondisi riil di lapangan. Dari hasil peninjauan tersebut, sebagian persoalan telah ditindaklanjuti, namun masih ditemukan kekurangan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
"Sebagian sudah ditangani, tetapi kami akui masih ada yang belum maksimal. Karena itu, semua akan kami evaluasi secara menyeluruh,” jelasnya.
Selain pengamanan, DPRD juga menyoroti pelayanan transportasi, terutama pelayanan penumpang baik pada saat keberangkatan maupun kedatangan. Menurut Alhidayat, potensi peningkatan jumlah penumpang harus diantisipasi dengan kesiapan layanan yang memadai.
“Pelayanan kepada penumpang harus menjadi perhatian utama. Baik yang berangkat maupun yang tiba, semuanya harus mendapatkan pelayanan yang layak dan aman,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, Komisi III DPRD Maluku telah menjadwalkan evaluasi pelaksanaan pengamanan Nataru yang rencananya akan dilakukan setelah tanggal 10. Dalam agenda tersebut, seluruh instansi terkait akan dipanggil untuk dimintai penjelasan dan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas di lapangan.
“Kami akan memanggil semua pihak yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan Nataru untuk melakukan evaluasi. Tujuannya agar berbagai kekurangan yang terjadi tidak terulang di masa mendatang,” tegasnya.
Alhidayat menambahkan, evaluasi ini juga menjadi langkah antisipatif menjelang arus mudik besar berikutnya, termasuk Idul Fitri, agar pelayanan publik di Maluku dapat semakin ditingkatkan.
“DPRD berkomitmen mengawal kepentingan masyarakat. Evaluasi ini penting agar ke depan pelayanan dan pengamanan pada momen-momen besar bisa berjalan lebih baik,” pungkasnya.
.jpg)