Pencanangan Bulan K3 Di Maluku, Gubernur: Ciptakan Tenaga Kerja Aman, Nyaman dan Sehat | Berita Maluku Online | Berita Terkini Dari Maluku Berita Maluku Online
Loading...

Pencanangan Bulan K3 Di Maluku, Gubernur: Ciptakan Tenaga Kerja Aman, Nyaman dan Sehat


AMBON - BERITA MALUKU.
Bulan Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Tahun 2022 di Maluku resmi dicanangkan. 


Pencanangan berlangsung di halaman Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maluku, Rabu (12/01/2021), oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Umar Alhabsy, mewakili Gubernur Murad Ismail, ditandai pelepasan balon udara. 


Turut didampinggi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maluku Endang Diponegoro, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Maluku M. Nasir Kilkoda, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maluku Mangasa Laorensius Oloan, Mgr. HR & CDC Telkom Witel Maluku Dedi K. Soedradjat, Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Maluku, industri, organisasi profesi, asosiasi, dan lain sebagainya. 


Gubernur, Murad Isamil dalam sambutannya dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Umar Alhabsy, mengutarakan penerapan K3 bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggungjawab semua pihak, tertuang dalam Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan pasal 87 dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 50 tahun 2012 tentang penerapan sistim manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3).  


Oleh karena itu pencanangan bulan K3 nasional tingkat provinsi tahun 2022 sekaligus senam jantung sehat dan rangkaian kegiatan lainnya, kata Gubernur sangatlah penting sebagai bentuk gerakan memasyarakatkan K3, dan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan bulan K3, yang dimulai sejak 12 januari sampai dengan 12 Februari. 


tema K3 tahun 2022 "Penerapan Budaya K3 pada setiap legoayan usaha guna mendukung perlimdungan tenaga kerja di era Digitalisasi", dan sub tema "Penerapan budaya K3 mewujudkan sumber daya manusia Maluku yang unggul, berbudaya K3 dan berdaya saing pada semua sektor usaha di era digitalisasi", kata Murad bertujuan menciptakan tenaga kerja yang aman, nyaman dan sehat untuk menuju kecelakaan nihil guna peningkatan produksi dan produktivitas nasional dan provinsi Maluku.


Gubernur berharap nantinya seluruh lapisan masyarakat, baik masyarakat umum maupun industri, para cendikiawan, organisasi profesi, asosiasi dan lain sebagainya dapat termotivasi untuk berperan aktif dalam meningkatkan permasyarakatan K3 secara mandiri.


Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maluku Endang Diponegoro, mengakui penerapan K3 di Maluku sudah berjalan dengan baik, hal ini terlihat dari hasil pengawasan yang dilakukan setiap tiga bulan di semua perusahaan yang ada di Maluku. 


Hal ini perlu dipertahankan, dengan adanya dukungan dari seluruh lapisan elemen masyarakat Maluku. 


Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maluku Mangasa Laorensius Oloan, selaku ketua panitia pencanangan K3 di Maluku, dalam laporannya mengatakan dalam pelaksanaannya terdapat berbagai kegiatan, selain olahraga seperti gawang mini, lompat karung, senam jantung, juga dilakukan pengujian K3 dan lingkungan kerja pada perusahaan di wilayah kota Ambon, pengujian K3 mesin dan peralatan di perusahaan wilayah kota Ambon, dan pemeriksaan kesehatan (mengukur tingkat kelelagan) dilaksanakan setiap hari jumat 14 januari sampai dengan 12 februari di kantor Disnaketrans Maluku. 



Prinsipnya tunjuan dari peringatan bulan K3, ungkap Oloan untuk meningkatkan kinerja dan peran aktif serta memupuk kesadaran seluruh pekerja di provinsi Maluku akan pentingnya keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan, sehingga sumber daya manusia Maluku yang unggul, berbudaya K3 dan berdaya saing di era digitalisasi dapat terwujud.


"Mari kita berpatisipasi untuk mewujudkan budaya K3 dalam kegiatan dan alktifitas sehari-hari,"ajaknya. 


Sekdar tahu dalam peringatan K3, Telkom Witel Maluku akan melakukan kampanye K3 di lingkup TelkomGroup Maluku berupa sosialisasi K3 ke all unit TelkomGroup dan kegiatan lainnya.

Headline 415678688743614176
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks