Jumlah Peserta Arumbae Manggurebe Tahun Ini Menurun | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Jumlah Peserta Arumbae Manggurebe Tahun Ini Menurun

AMBON - BERITA MALUKU. Lomba arumbae manggurebe, yang merupakan mata lomba utama dalam Festival Teluk Ambon di tahun 2019 ini, berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini peserta arumbae mabggurebe mengalami penurunan, jika dibandingkan tahun sebelumnya dari 11 peserta, kali ini hanya 6 peserta.

Keenam peserta, yakni Haria, Porto, Ihamahu, Rumah Tiga, Banda 1 Tanah Rata dan Banda 2 Boiyauw.

"Sebenarnya 12 peserta yang ingin ikut, namun hanya 6 peserta yang terkonfirmasi. Untuk Nohas dan Noloth, tidak bisa ikut, karena mereka lagi fokus untuk perayaan Natal sedunia, sementara Latuhalat tidak mau ikut, karena mereka hanya fokus di Ambon Extravagansa yang diselenggarakan pemkot Ambon," ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Provinsi Maluku, Iwan Asikin dalam konfrensi pers, di Dispar, Kamis (15/08).

Walaun peserta arumbae manggurebe mengalami penurunan, namun menurutnya dalam Pesta Teluk Ambon tahun ini ada kedatangan 50 wisatawan nusantara dari DKI Jakarta, terdiri dari Jakarta Selatan 35 orang dan Jakarta Barat 15 orang.

"Selain berpartisipasi dalam pameran Pesta Teluk Ambon, mereka juga akan menampilkan tarian lenong, dan menghadirkan dua pelawak nasional, untuk menghibur masyarakat kota Ambon," tuturnya.

Hadirnya wisatawan nusantara dari DKI Jakarta, kata Iwan, itu berarti pesta teluk sudah menarik pehatian dari masyarakat luar.

Di pesta Teluk ke-14, pihaknya menargetkan jumlah wisatawan yang akan berkunjung di negeri seribu pulau ini, untuk wisatawan mancan negara mencapai 150 ribu orang, wisatawan nusantara 150 orang dan wisatawan lokal 10 ribu orang.

Jelasnya, pelaksanaan Pesta Teluk Ambon, mulai berlangsung dari tanggal 18 hingga 20 Agustus, dibawah sorotan tema "exemoca" care about bay.

"Jadi untuk tahun ini pelaksanaan Pesta Teluk Ambon dialihkan dari bulan September ke bulan Agustus, guna merayakam bersama HUT Provinsi Maluku ke-74, tanggal 19 Agustus," pungkasnya.

Untuk itu, pameran yang diselenggarakan di Pattimura Park, selain ada 15 stand yang difokuskan untuk promosikan parawisata Maluku dan lingkungan disekitar Teluk Ambon, juga ada stand pameran yang akan diisi oleh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menampilkan sebagian capaian kinerja program, dalam 100 hari kerja Gubernur.

"Hari minggu, 18 Agustus pembukaan pameran vestifal teluk Ambon bekerjasama dengan BWF dan MCC yang akan memberikan komunikasi khususnya milenal terhadap kepedulian teluk Ambon, serta potensi parawisata, di dalam pembukaan juga ditampilkan ukulele dari Negeri Amahusu, group music dan beberapa penampilan tarian seni dan lain sebagainya," ucapnya.

Namun sebelumnya, kata Iwan, telah dilakukan audisi terhadap 10 band yang dilibatkan dalam Festival Teluk Ambon, kemudian sudah dilakukan workshop desain berbahan tentun, dan lomba fashion show.

"Untuk acara puncaknya itu, tanggal 20 yaitu arumbae manggurebe dari Amahusu sampai JMP," tandasnya.

Dirinya berharap, dengan pelaksanaan Festival Pesta Teluk Ambon, dapar mempromosikan pariwisata kota Ambon, dan pada umunya provinsi Maluku.

"Ini adalah bagian dari promosi, sehingga nantinya akan ada banyak wisatawan yang berkunjung di Maluku, sehingga terjadi peningkatan ekonomi masyarakat," tandasnya.
Pariwisata 8838518348215258579
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang