Gubernur Ajak Seluruh Masyarakat Indonesia Saksikan Pesparani Katolik Nasional I di Ambon | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Gubernur Ajak Seluruh Masyarakat Indonesia Saksikan Pesparani Katolik Nasional I di Ambon

BERITA MALUKU. Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaff mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menyaksikan secara langsung Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional I di kota Ambon, Maluku, yang akan berlangsung dari tanggal 27 Oktober hingga 2 Nopember 2018.

Ajakan ini disampaikan Assagaff dalam acara Bingkai Inspirasi, yang disiarkan langsung salah satu stasiun televisi swasta, di Jakarta, Rabu (10/10).

Acara tersebut turut dihadiri Romo Sprianus Hormat, dari Sekretaris Eksekutif Wali Gereja Indonesia.

Gubernur mengatakan, event keagamaan yang baru pertama kali dilaksanakan secara nasional di Indonesia akan dihadiri enam ribu orang, terdiri dari peserta, penggembira, yang berada dari seluruh daerah di Indonesia.

Seluruh peserta tersebut, selain tingggal di Hotel, Penginapan, Balai Diklat, juga ada yang tinggal dirumah masyarakat agama lainnya, salah satunya masyarakat Muslim. Sama halnya dengan event Pesta Paduan Suara Gerejawi dan MTQ yang dilaksanakan beberapa tahun lalu.

"Waktu MTQ ada peserta muslim yang tinggal di keuskupan Amboina dan rumah masyarakat Kristen, dan mereka mendapat juara. Betapa bahagia saya melihat hal ini," ucapnya.

Kebersamaan hidup ini, menurutnya merupakan ciri khas dari masyarakat Maluku yang hidup rukun dan damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kami senang sekali, karena bukan hanya untuk kami di Maluku, tetapi untuk semua agar pesta ini bisa berjalan baik, aman dan lancar," pungkasnya.

Untuk perlombaan, Pesparani terdiri dari 12 mata lomba, yanh diselenggarakan pada beberapa tempat, yakni Kristen Center, Islam Center, Hindu center, Budha center dan katolik center. Dimana seluruh mata lomba dibukan untuk umum.

"Jadi siapa saja bisa datang langsung menyaksikan perlombaan tanpa ada batasan apapun," cetusnya.

Terlepas dari hal tersebut, dirinya juga berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan event keagamaan ini, antata lain Kementerian Agama, Kementeriam Keuangan dan Departemen Perhubungan dalam hal bantuan bus.

Sementara itu, Romo Sprianus Hormat, dari Sekretaris Eksekutif Wali Gereja Indonesia mengatakan, lagu-lagu yang diperlombakan dalam Pesparani terkandung nilai kearifan lokal.

Dalam kaitan lagu-lagu yang akan dibawakan melalui paduan suara, dimana lagu-lagu liturgi gereja, tetapi hasil lokakarya dari daerah ke daerah. Dimana lagu-lagu teraebut memakai khas gaya daerah yanh juga akan dibawakan oleh peserta dengan khas daerahnya masing-masing.

"Untuk kita di katolik ada buku-buku lagu liturgi, untuk misa, ibadah. itu merupakan kumpulan lagu gaya daerah dan itu dikumpulkan melalui lokakarya para musik Gerejani," tuturnya.

Dirinya juga mengakui, sudah beberapa kali event nasional keagamaan dilaksanakan di Maluku, dan semuanya berjalan dengan aman, lancar dan sukses.

Untuk itu, menurutnya sebenarnya maket ke-Indonesia-an ada di Ambon, Maluku. Dikarenakan masyarakat yang hidup dengan kekeluargaan dan persaudaraan.

Dirinya mengutip hang dikatakan ketua Konferensi Wali Gereja Indonesia, Mansyur Hario.pada waktu menerima semua panitia, menegaskan Pesparani ini menjadi Pesparani Persuadaraan, baik dalam internal gereja katolik, juga secara luas persuadaran Indonesia.

"Apalagi yang terlibat dalam kegiatan ini semua agama, karena itu kita menjadi bersaudara," tandasnya. 
Pesparani 8020117649041800444
Beranda item

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang