Pemkot Ternate Usulkan 40 Formasi Penerimaan ASN ke KemenPAN-RB | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Pemkot Ternate Usulkan 40 Formasi Penerimaan ASN ke KemenPAN-RB

BERITA MALUKU. Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara mengusulkan 40 formasi dalam penerimaan Aparatur Sipil Negara pada 2018 ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

"Dari 40 formasi yang diusulkan tersebut, 15 formasi di antaranya untuk tenaga guru, sedangkan sisanya 15 formasi untuk tenaga kesehatan dan 10 formasi untuk tenaga admistrasi,"kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemkot Ternate Yunus Yau di Ternate, Kamis (25/1/2018).

Pemkot Ternate sebenarnya masih membutuhkan sedikitnya 1.300 ASN terdiri atas 1.000 orang untuk tenaga guru dan kesehatan serta 300 orang tenaga admistrasi, namun pemkot tidak dapat mengusulkan formasi peneriamaan ASN sesuai kebutuhan itu.

Masalahnya, menurut dia, pengusulan formasi penerimaan ASN berdasarkan ketentuan dari Kemenpan-RB harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah, yakni alokasi beban belanja pegawai dalam APBD tidak boleh lebih dari 50 persen.

Beban belanja pegawai dalam APBD Kota Ternate saat ini sudah mencapai 40 persen lebih, sehingga sesuai hasil kajian Pemkot Ternate, usulan formasi penerimaan ASN pada 2018 hanya 40 formasi.

"Karena kalau lebih dari jumlah itu dikhawatirkan akan ditolak oleh Kemenpan-RB," katanya.

Ia mengatakan dari 4.600 orang ASN di Pemkot Ternate saat ini ada puluhan orang yang akan pensiun pada 2018.

Pemkot mengharapkan ASN yang akan pensiun itu dapat menjadi pertimbangan bagi Kemenpan-RB untuk menambah formasi penerimaan ASN dari yang diusulkan Pemkot Ternate.

Untuk menutupi kekurangan ASN di Pemkot Ternate, khususnya tenaga guru dan kesehatan, Pemkot Ternate mengoptimalkan peran Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang jumlah keseluruhannya mencapai 2.000 orang lebih.

Yunus Yau menambahkan untuk meningkatkan kesejahteraan PTT di lingkup Pemkot Ternate, honor mereka pada 2018 dinaikkan. PTT berijazah sarjana misalnya dinaikkan honornya dari Rp650.000 menjadi Rp700.000 per bulan.

"Selain itu, semuanya dimasukkan dalam BPJS Kesehatan," katanya.
Malut 8178760810446214332
Beranda item

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang