Lampu Padam, Wisatawan Tinggalkan Acara Penutupan Wonderfull Sail di Namrole Bursel | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Lampu Padam, Wisatawan Tinggalkan Acara Penutupan Wonderfull Sail di Namrole Bursel

BERITA MALUKU. Puluhan wisatawan yang menghadiri acara pentupan Wonderfull Sail To Indonesia, di Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Selasa malam (8/8/2017) bergegas meninggalkan acara tersebut dan kembali ke kapalnya, akibat terjadi pemadaman listrik sebanyak dua kali.

Penutupan wonderfull sail to Indonesia yang berlangsung di halaman pelabuhan Namrole itu, dihadiri Asisten II Setda Bursel, Johanis Lessnussa, Kepala Dinas Tata Kota, Melkior Solisa, puluhan wisatawan wonderfull sail to Indonesia, Kepala Dinas Pariwisata, Amelia Solissa serta sejumlah masyarakat Namrole.

Sejak pembukaan hingga penutupan acara itu, tak tampak kehadiran Bupati Bursel, Tagop Soulisa maupun Wakil Bupati Bursel, Ayub Seleky. Meski kedua petinggi itu tak hadir, namun ketidak hadiran mereka telah diwakilkan kepada Asisten II, Johanis Lesnussa.

Sementara hampir seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan anggota DPRD Bursel, tak satupun tampak pada acara itu. Padahal, terdapat sekitar ratusan wisatawan asing berbagai negara yang menggunakan 28 perahu layar datang untuk memeriahkan kegiatan wonderfull sail to Indonesia di Namrole.

Pada acara penutupan Wonderfull Sail To Indonesia, Asisten II Johanis Lesnussa mewakili bupati untuk membacakan sambutan, sekaligus menutup kegiatan ini. Namun sebelum sambutan dibacakan, Lesnussa menyampaikan peringatan serta meminta perhatian kepada pimpinan KPLP agar pintu masuk pelabuhan saat berlangsungnya acara tersebut tidak ditutup.

Akibat dari penyampaian itu, sebelum Lesnussa mengakhiri sambutanya, listrik tiba-tiba padam, sehingga dirinya tak dapat melanjutkan sisa sambutannya. Tak diketahui, siapa yang memadamkan listrik tersebut.

Padamanya listrik sebanyak dua kali, pertama diketahui terjadi selama kurang lebih 25 menit, akibatnya seluruh wisatawan yang hadir saat itu mengomel. Mereka pun lantas meninggalkan lokasi acara dan kembali ke kapalnya masing-masing.

Pantauan media ini, ketegangan sempat terjadi antara pihak penyelenggara, dalam hal ini Pemda Bursel dengan pihak KPLP di depan kantor KPLP sehingga membuat warga berkerumun.

Warga kesal menyikapi pernyataan Asisten II. Menurut warga yang tak mau namanya disebutkan itu, bahwa yang dilakukan pihak KPLP untuk menutup pintu pagar, sudah tepat agar tak ada kendaraan di dalam areal pelabuhan saat acara berlangsung.

Meski begitu, acara malam hiburan kembali digelar setelah lampu dinyalakan. (LE)
Daerah 8727387873586986731

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang