Jalin Silahturahmi, Wakil Ketua DPD RI Gelar Halal Bi Halal di Ambon | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Jalin Silahturahmi, Wakil Ketua DPD RI Gelar Halal Bi Halal di Ambon

BERITA MALUKU. Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono menggelar Halal Bi Halal, yang berlansung di kediamannya, Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Maluku, Rabu (12/7/2017).

Halal bi halal juga turut dihadiri Gubernur maluku, Said Assagaff, Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua, Anggota DPD RI Novita Anakotta, Pangdam XVI Pattimura Doni Monardo, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku dan Ambon, Ketua Komisi A DPRD Maluku Melkias Frans, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat Kota Ambon.

Nono Sampono dalam sambutan mengatakan, Halal Bi Halal merupakan tradisi khas Indonesia.

Menurutnya, Halal bihalal memang bukanlah syariat Islam, tapi merupakan kearifan lokal. Ini merupakan produk asli Indonesia, baik sisi penamaannya maupun cara pelaksanaannya. Halal bi halal bisa dilakukan di mana-mana, mulai dari perkampungan, perkotaan, sekolahan, perkuliahan, bahkan sampai di perkantoran.

Kata Sampono, Halal bihalal diartikan sebagai hal maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, biasanya diadakan di sebuah tempat oleh sekelompok orang. Dengan saling bermaaf-maafan diharapkan kita semua menjadi “manusia yang Fitri”.

Dalam kesempatan tersebut, Mantan Komandan Marinir ini menjelaskan kedepan Maluku akan diperhadapkan dengan Pilkada serentak tahun 2018. Diharapkan selurug proses Pilkafa berjalan dengan aman dan lancar.

Tak hanya itu, dirinya mengutarakan tetap konsisten menjabat Wakil Ketua DPD RI sampai tahun 2019, sesuai amanat masyarakat.

"Saya tidak kemana-mana, kalau tidak saya kualat dengan apa yang diberikan oleh tuhan dan masyarakat,"ujarnya.

Sementara itu, KI Haji Wasroni MH dalam tausyah-nya mengatakan, Halal bi Halal dilaksanakan dalam rangka menguatkan dan membangun silahturahmi dengan sesama.
Apalagi umat Muslim belum lama ini baru selesai menjalankan ibadah puasa hingga puncak pada perayaan Idul Fitri, dan dapat diimplementasi dalam kehidupan sehari-sehari dengan sesama.

Lebih lanjut dirinya mengajak untuk seluruh umat baik itu Islam, Kristen, Hindu, Budha agar menghilangkan hidup pendendam, melainkan hidup dalam cinta kasih, dan dapat bermanfaat bagi banyak orang.

"Jangan menjadi orang pendendam, kita harus saling memaafkan. Sucikam hati kamu dari pendedam,"pungkasnya.

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang