Balai Arkeologi Ambon Teliti Peninggalan Situs Hena Lo'I SBB | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Balai Arkeologi Ambon Teliti Peninggalan Situs Hena Lo'I SBB

BERITA MALUKU. Balai Arkeologi (Balar) Ambon melakukan penelitian sebaran peninggalan budaya arkeologi purbakala di wilayah perbukitan Hena Lo'i (negeri lama) negeri Loki, kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

"Sebaran peninggalan arkeologi atau pubakala di wilayah perbukitan Hena Lo'I indikasi perkembangan pemukiman kuno masyarakat Negeri Lokki jauh sebelum masa Kerajaan Hoamoal pada abad 16-17 Masehi," kata Peneliti Balar Ambon, Wuri Handoko, di Ambon, Rabu (14/6/2017).

Sebaran peninggalan arkeologi purbakala di bukit Hena Lo'I berupa batu meja (dolmen), batu-batu berdiri (Menhir), susunan' batu perbentengan tradisional, nisan-nisan kuno yang terbuat dari batu (menhir).

Sebaran peninggalan mengindikasikan adanya peradaban masyarakat negeri Loki sejak 2.500- an tahun lalu dikenal dengan sebutan peradaban megalitik (zaman batu besar) sebagai tradisi hingga memasuki perkembangan masa Kerajaan Hoamoal (Abad 16-17).

"Sebaran tersebut terus berlanjut hingga masa kedatangan para pedagang asing dari berbagai wilayah dan negara luar atau orang dagang.Masa kedatangan kolonial yakni Abad 17-20 dan masa sesudahnya," ujar Wuri.

Menurut dia, berdasarkan hasil penelitian arkeologi dan peta kuno(kart) Belanda dapat dijelaskantentang perkembangan sejarah budaya Negeri Loki, dalam kedudukannya sebagai bagian dan bahkan salah satu pusat pertahanan kerajaan Hoamoal yang berkembang sejak awal abad 16 Masehi hingga masa kedatangan Kolonial maupun sesudahnya.

Berdasarkan peta geologi wilayah Kepulauan Maluku, diketahui bahwa wilayah geologi Seram khususnya di wilayah perbukitan Hena Lo'I dan sekitarnya menunjukkan umur pembentukan geologi yang sangat tua yakni sejak masa plestocen, puluhan ribu bahkan jutaan tahun lalu.

"Peninggalan tersebut menunjukkan tradisi budaya yang sangat tua, yang hingga kini masih dijaga dan dilestarikan hingga sekarang, khususnya oleh masyarakat negeri Loki," kata Wuri.

Dijelaskannya, berbagai temuan dari zaman megalitik yang dimanfaatkan hingga saat ini, menunjukkan tradisi budaya masyarakat atau anak negeri Loki sangat kuat mempertahankan kearifan lokal.

"Tradisi budaya merupakan tradisi lokal (local wisdom) yang diwariskan oleh para leluhur pada masa lampau dan terus dipertahankan sampai saat ini sebagai sebuah kearifan lokal," kata Wuri.

Hasil penelitian tersebut penting bahwa kawasan situs sejarah purbakala di wilayah perbukitan Hena Lo'I agar dijaga, dipertahankan,dilindungi dan dilestarikan.

"Karena itu diperlukan sinergi antara masyarakat adat yakni anak negeri Loki dengan pemerintah Kabupaten SBB maupun pemerintah pusat," tandas Wuri.
Kebudayaan 237370151499667973

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Indeks

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang