65 Desa di Malut Dapat Program Indonesia Terang | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

65 Desa di Malut Dapat Program Indonesia Terang

BERITA MALUKU. PT PLN Area Ternate, Maluku Utara (Malut) menyatakan, sebanyak 65 desa di lima kabupaten/kota wilayah Malut yang belum mendapatkan fasilitas listrik, akan mendapatkan jatah Program Indonesia Terang (PIT).

"Untuk PT PLN Area Ternate sendiri pada tahun ini akan menjamah 65 desa yang belum teraliri listrik dan 65 desa tersebut semuanya berada lima Kabupaten/Kota di bawah area Ternate," kata Kepala PLN Area Ternate, Awat Tohuloula di Ternate, Rabu (24/5/2017).

Menurut dia, untuk 2017 ini, PLN Area Ternate kembali mengaliri listrik di 65 desa dan saat ini progres di lapangan baru mulai berjalan, namun rencananya mungkin selesai Ramadan baru akan lebih ditingkatkan lagi, sebab untuk pemasangan jaringan saja, memakan waktu sampai tiga atau empat bulan.

Ia mencontohkan, salah satu desa yang sekarang juga dalam tahap pengerjaan, yaitu di Desa Boli, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan.

"Di sana juga sekarang tahap pengerjaan dan kami mulai dari awal, sehingga mungkin menunggu beberapa bulan ke depan, karena selepas lebaran baru akan diaktifkan jika telah siap," kata Awat.

Menurut Awat, Program Presiden Joko widodo dengan Indonesia terang ini, PLN area Ternate mendapatkan 65 Desa, di 21 Kecamatan ini ditargetkan pada Oktober nanti semua telah dialiri listrik, namun jika sebelum Oktober dan jika ada desa yang sudah selesai tahap pengerjaannya maka desa tersebut akan langsung dinyalakan.

Dalam proses pengerjaan terdapat dua tahap yaitu, jika desa atau kecamatan yang telah ada PLN-nya maka hanya tinggal memasang jaringan.

Kemudian jika Desa atau Kecamatan yang belum tersedia PLN dan belum juga terpasang jaringan maka PLN mulai dari awal dengan membuat PLN atau mengadakan pembangkit dan memasang jaringan.

"Jika sudah ada PLN tinggal memasang jaringan dan selesai maka langsung dikomunikasikan ke pelanggan agar sudah dapat mengakses listrik, sebab, yang belum ada PLN dan jaringan, harus dimulai dari nol," ujarnya.

Ia juga mencontohkan salah satu daerah yang belum terisolasi dengan PLN dan juga belum ada jaringan, yaitu di Pulau Moari Busua dan Pulau Kasiruta.

Bahkan dari 65 desa tersebut belum dihitung dengan Dusun, jika sewaktu pengerjaan dan mendapatkan Dusun yang belum teraliriblistrik maka dusun tersebut juga harus dipasang jaringan, walapun dari data pusat Dusun tersebut tidak ada.

"Salah satunya di Kepulauan Sula, sewaktu memasang jaringan antara Desa Wai Ina dan Sekom, terdapat salah satu Dusun yang belum terdapat jaringan yaitu Waigai Baru, sehingga mau tidak mau harus dilakukan pemasangan," katanya.

Sementara itu, selain 65 Desa, program ini juga menyentuh terhadap 3 Puskesmas, namun Puskemas sementara masih dalam keadaan survey.

Bahkan, rencananya Puskemas ini jika sudah ditentukan maka langsung dipasang jaringan dengan kapasitas yang baik. Namun sebelum dilakukan pemasangan maka dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Dinas Kesehatan setempat, jika djsetujui langsung dilakukan pemasangan.

"Untuk Puskesmas di Kota Ternate hanya tiga, sisanya berada di Kabupaten yang ada di Pulau Halmahera," katanya.
Malut 5894756355533732860

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# BERITA RAMADHAN

Indeks

# PILKADA MALUKU TENGAH

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang