TNI AL Ternate Kembali Musnahkan Kapal Asing | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

TNI AL Ternate Kembali Musnahkan Kapal Asing

Ilustrasi
BERITA MALUKU. Pangkalan TNI AL Ternate, Maluku Utara (Malut), kembali memusnakan satu kapal pencuri ikan milik nelayan asing hasil tangkapan saat memasuki teritorial perairan kawasan itu beberapa waktu lalu.

"Pemusnahan kapal kayu jenis pamboat dengan nama lambung Santo Nino Aqua-4 berlangsung di areal Pelabuhan Perikanan Ternate, dengan cara dibakar di daratan, namun, sebelumnya kapal itu dipotong-potong terlebih dahulu," kata Kepala Pelaksana Lanal Ternate Letkol Laut (PM) Hendro Noviantoro di Ternate, Jumat (21/4/2017).

Dia mengatakan, pemusnahan dilakukan berdasarkan dengan putusan ingkrah pengadilan, bahwa kapal tersebut melakukan tindak pidana perikanan di perairan laut ZEE Indonesia dan melanggar Pasal 26 (1) jo Pasal 92 UU nomor 31 tahun 2004, Pasal 27 jo Pasal 93 ayat (2) UU No. 45 tahun 2009 tentang perubahan UU 31 tahun 2004 tentang perikanan.

"Dalam putusan itu, ada empat kapal, tiga ditenggelamkan ke dasar laut dan satu dimusnahkan dengan cara dibakar dan kapal ini dimusnahkan untuk tidak bisa dipakai lagi," ujarnya.

Sebelumnya, Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku Utara Buyung Radjiloen ketika dihubungi menyatakan, pemusnahan kapal oleh TNI AL merupakan suatu aksi untuk menunjukan kepada negara luar agar mengikuti aturan yang berlaku ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"DKP Malut tetap akan mendukung apa yang telah menjadi kebijakan pemerintah pusat," kata Buyung Radjiloen.

Kendati demikian, Buyung juga menaruh harapan basar agar pemusnahan kapal nelayan asing ini tidak dilakukan lagi dan kapal-kapal yang ditangkap dapat dimanfaatkan nelayan-nelayan lokal atau dijadikan penelitian untuk sekolah khusus di bidang perikanan.

"Nelayan kita di Maluku Utara ini masih sangat kekurangan sarana prasarana, sehingga kapal nelayan asing yang masuk di wilayah Malut harus ditindak," katanya.

Lanal Ternate sebelumnya menenggelamkan empat kapal nelayan asing asal Filipina yang di tangkap Komando RI Kawasan Timur TNI AL KRI Karel Satsuit Tubun (356) di kawasan perairan timur Indonesia tersebut.

Dua kapal diantaranya telah di musnahkan di wilayah perairan Tidore dengan kedalaman 70 Meter yakni, F/B Rashell, F/B Yanreyd.

Sementara Santo Nino Aqua-4 dimusnahkan dengan cara dipotong kemudian dibakar, serta F/B Rashell DH 101 akan ditenggelamkan di wilayah perairan taman Nukila Ternate untuk dijadikan sebagai objek wisata bawah laut.
Malut 5101743837284484412

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang