MenPan-RB Harap Tahun Depan Akuntabilitas Maluku Harus A | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

MenPan-RB Harap Tahun Depan Akuntabilitas Maluku Harus A

BERITA MALUKU. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan-RB), Asman Abnur, menaruh harapan besar agar tahun depan, Maluku bisa meraih nilai akuntabiltas A terkait kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Mengingat baru beberapa provinsi yang memiliki akuntabilitas A.

"Kemarin baru diserahkan nilai akuntabilitas kinerja. Saya harap Maluku tahun depan menjadi salah satu provinsi yang memiliki akuntabilitas kinerjanya A," ungkap MenPan-RB, saat membuka Seminar Inovasi Pelayanan Publik di Islamic Center, Rabu (8/2/017).

Menurutnya, dalam mewujudkan good governance dan meningkatkan kinerja penyelenggaraan pelayanan publik, maka pemerintah menetapkan kebijakan melalui program revolusi mental dan nawacita.

“Pemerintah tidak boleh absen dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik, serta meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional.

"Sejalan dengan program satu instansi, satu inovasi, one agency, one innovation yang berarti bahwa setiap Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, dan BUMN diwajibkan untuk menciptakan minimal satu inovasi pelayanan publik setiap tahun," ujarnya.

Seminar yang bertemakan “Inovasi Pelayanan Publik untuk Kebangkitan Maluku” yang dipilih oleh Panitia Hari Pers Nasional ini kata Menteri, sebagai bukti kepedulian dan rasa persaudaraan untuk Maluku sekaligus mengingatkan  kembali kepada kejayaan Maluku di masa lalu. Melalui seminar ini, pemerintah  ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan diantara peserta seminar yang dapat dijadikan referensi untuk meraih kembali kejayaan dan kebangkitan Maluku.

Sementara itu, Gubernur Maluku Said Assagaff dalam sambutannya menyampaikan, pemerintah provinsi Maluku saat ini sementara berpacu untuk meningkatkan pelayanan publik lewat berbagai inovasi.

"Diantaranya, yang sudah kami terapkan yakni sistem pelayanan darurat terpadu berbasis online RSUD dr. Haulussy dan pemanfaatan ekosistem peningkatan kinerja pegawai pada Dinas Kesehatan Provinsi," ungkap Gubernur.

Termasuk berbagai langkah katanya, juga terobosan untuk membangun kerukunan hidup antar umat beragama di daerah ini. Ia juga bersyukur karena pada tahun 2016, Provinsi Maluku termasuk dalam enam gubernur yang menerima penghargaan kepala daerah inovatif dalam bidang sosial kemasyarakatan. Hal ini berdasarkan pada usaha dan upaya untuk membangun terus kerukunan umat beragama pasca konflik.

"Komitmen membangun kerukunan umat beragama ini akan terus kita jaga, dan akan direalisasikan melalui pembangunan perkampungan Multikultur yang nantinya akan menampung semua agama dan suku di Negara ini," tandasnya.

Ia pun yakin, cita-cita pertama untuk menjadikan Maluku sebagai forum umat beragama dan antar suku bangsa dapat terwujud. Namun, untuk mencapai itu juga harus terbuka, terbuka terhadap keberhasilan yang dicapai di daerah-daerah lainnya, termasuk inovasi pelayanan publik.
HPN 1209487536703176188

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang