Butuh Dokter Ahli, Pemkab MBD Siap Bayar Gaji Rp50 Juta | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Butuh Dokter Ahli, Pemkab MBD Siap Bayar Gaji Rp50 Juta

BERITA MALUKU. Kesehatan menjadi salah satu faktor kemajuan bangsa dan daerah, karena itu pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota terus melakukan berbagai upaya dalam menangani masalah kesehatan, terutama di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terbelakang (3T) atau daerah perbatasan.

Salah satu daerah yang masih jauh dari pelayanan kesehatan adalah kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Kabupaten yang tergolong wilayah kepulauan ini masih mengalami kekurangan tenaga medis dalam hal ini Dokter, baik itu dokter umum maupun dokter ahli.

Minimnya tenaga dokter pada Rumah Sakit bahkan puskesmas, membuat pelayanan kesehatan di bumi Kalwedo iyu menjadi terhambat.

Bahkan ada masyarakat yang rela bertarung dalam nyawa menggunakan kendaraan laut seadanya untuk melakukan pengobatan ke negara tetangga Timor Leste, salah satunya masyarakat Lirang, mengingat jarak tempuh ke Timor Leste hanya dua jam, dan ke Tiakur yang merupakan ibukota kabupaten membutuhkan waktu 4-5 jam, dan lebih parah ke Ambon yang merupakan ibukota provinsi Maluku membutuhkan waktu 1 hingga 2 hari.

Untuk mengatasi kurangnya tenaga medis, terutama Dokter ahli, pemerintah kabupaten MBD merencanakan untuk merekrut beberapa Dokter Ahli. Tentu ditunjang dengan gaji, mobil dan rumah dokter yang memadai.

“kita sementara ini sedang mencari 4 tenaga dokter ahli untuk bertugas di Rumah Sakit. Kita akan bayarkan gaji per-orang sebesar Rp50 juta, mobil dan rumah dokter,” kata Seketaris Daerah MBD, Drs. Alfons Siamiloy kepada wartawan di Ambon, Minggu (8/1/2017).

Dirinya mengakui, selama ini sudah mencari dokter ahli namun tidak ada yang mau untuk bertugas dan menetap di MBD, mengingat jarak tempuh yang cukup lama.

Walaupun demikian, dirinya menyakinkan, siapapun dokter yang ingin bertugas di MBD, tidak perlu khawatir lagi dengan jarak tempuh, mengingat saat ini sudah ada penerbangan ke Tiakur, bahkan sudah ada kapal cepat yang hanya membutuhkan waktu satu malam dari Ambon – MBD, atau sebaliknya MBD – Ambon.

Ditambahkannya, Rumah Sakit yang ada juga mengalami peningkatan status dari tipe D menjadi tipe C. Dan jika hal ini ditunjang dengan tenaga medis, baik itu mantri, suster dan dokter, maka Rumah Sakit tentunya akan bisa meningkat menjadi tipe B, dan semua pelayanan kesehatan bagi masyarakat sudah bisa terjawab.

Daerah 3090392581551663034

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang