Maluku Utara Dapat Tambahan Dua Kapal Feri | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Maluku Utara Dapat Tambahan Dua Kapal Feri

Ilustrasi
BERITA MALUKU. Provinsi Maluku Utara (Malut) memperoleh tabahan dua kapal feri dari Kementerian Perhubungan, untuk meningkatkan pelayanan angkutan penyeberangan antarpulau di provinsi yang memiliki 800 lebih pulau ini.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informartika (Dishubkominfo) Malut Burhan Mansur di Ternate, Kamis (15/12/2016), mengatakan kedua kapal feri tersebut rencananya mulai dioperasikan di Malut pada akhir Desember ini, sehingga semakin meningkatkan layanan angkutan Natal dan Tahun Baru.

Adanya tambahan dua kapal feri yang akan dioperasikan Perum ASDP tersebut maka jumlah kapal feri yang ada di Malut bertambah menjadi 12 unit, yang melayani belasan lintasan penyeberangan di 10 kabupaten/kota, termasuk satu lintasan antarpulau yakni Ternate-Bitung, Sulawesi Utara.

Menurut Burhan Mansur, dari kedua kapal feri tersebut, satu di antaranya akan dioperasikan melayani lintasan Babang-Saketa di Kabupaten Halmahera Selatan, satu lainnya untuk menggantikan kapal feri yang selama ini melayani lintasan Ternate-Bitung.

Kapal baru yang melayani lintasan Ternate-Bitung tersebut kapasitasnya lebih besar yakni 2.125 GT, sehingga akan semakin mendukung kelancaran angkutan barang antarkedua daerah yang belakangan ini terus menunjukan peningkatan, terutama berbagai kebutuhan pokok dari Sulawesi Utara yang akan dipasok ke Ternate.

Burhan Mansur mengatakan, Pemprov Malut akan terus mengupayakan tambahan kapal feri dari pemerintah pusat, termasuk pembangunan dermaganya, karena Malut sebagai provinsi kepulauan membutuhkan sedikitnya 25 kapal feri.

Keberadaan kapal feri di Malut selama ini sangat membantu masyarakat, terutama di wilayah kepulauan dalam mengangkut komoditasnya ke ibu kota kabupaten/kota, karena selain lebih aman juga biayanya jauh lebih murah jika dibandingkan menggunakan kapal pelayanan rakyat.

Burhan Mansur menambahkan, Pemprov Malut terus mengupayakan ke pemerintah pusat untuk mengoperasikan kapal perintis sebanyak-banyaknya di daerah ini, seperti kapal Sabuk Nusantara, khususnya pada wilayah-wilayah yang sulit menggunakan kapal feri, termasuk yang dapat menghubungkan dengan daerah di provinsi tetangga, sperti Sulawesi Utara, Papua dan Maluku.
Malut 7036835796578321555

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang