Bahasa Daerah di Maluku Terancam Punah | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Bahasa Daerah di Maluku Terancam Punah

BERITA MALUKU. Bahasa daerah di Maluku, berada pada posisi yang sangat dilematis. Jika tidak segera dilakukan perlindungan, maka dipastikan bahasa daerah yang ada saat ini bakal punah. Demikian diungkapkan Kepala Kantor Bahasa Maluku, Dr. Asrif, M.Hum, dalam sambutannya pada seminar nasional bahasa dan sastra di Provinsi Maluku, Selasa (1/11/2016) kemarin.

Disatu sisi, kata dia, bahasa daerah dikehendaki untuk tetap lestari dan berfungsi sebagai sarana komunikasi etnik, terutama pada ranah keluarga, adat dan lingkungan sosial. Bahasa daerah juga diinginkan tetap sebagai lambang identitas dan kekayaan budaya etnik pemiliknya.

"Sayangnya realita berkata lain. Perlindungan bahasa daerah amat lemah. Seolah dibiarkan punah oleh pemilik bahasa itu sendiri," tandasnya.

Akibatnya, ranah bahasa daerah tergerus oleh bahasa global dan bahkan bahasa asing. Pada kondisi lain, ranah penggunaan bahasa Indonesia juga perlahan digeser oleh bahasa asing. Padahal menurut Asrif, pemertahanan bahasa daerah bertautan dengan pelestarian sastra daerah.

"Kalau bahasa daerah lestari, maka sastra di daerah itupun akan lestari," ujarnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Kantor Bahasa Maluku menyelenggarakan seminar nasional ini. Kegiatan ini bertujuan guna mendiskusikan masalah dan solusi atas kondisi kebahasaan dan kesastraan di Maluku.

Dalam seminar ini dibahas tentang revitalisasi bahasa daerah yang terancam punah, industri keratif berbasis bahasa dan sastra serta pengajaran sastra dan pembentukan karakter.
Kebudayaan 8874051663999300631

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# PILKADA MALUKU TENGAH

Indeks

#ANEKA

# TNI - POLRI

Indeks

Kurs Mata Uang