Maluku Miniature Indonesia | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Maluku Miniature Indonesia

BERITA MALUKU. Provinsi Maluku sebagai salah satu wilayah archipelago terbesar di Indonesia. Secara geografis dapat digambarkan sebagai “Indonesia Kecil” atau miniature Indonesia. Secara geo-strategi, Maluku terletak pada posisi silang geo-ekonomi dan geo-politik global yang berhadapan langsung dengan kawasan Asia Pasifik dan kawasan Australia - Oceania, serta terletak pada Zona Flores -Banda Ecoregion dan Coral Triangle.

Yang tidak kalah penting, Provinsi Maluku dilalui jalur laut atau lintasan ALKI-3 yang menghubungkan dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, yang merupakan jalur penting bagi lalu lintas perdagangan dunia.

Hal ini sejalan dengan Visi Pemerintah menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, Provinsi Maluku secara geografis, geo-politik, maupun geo-ekonomi layak dijadikan sebagai Poros Maritim Indonesia. Bahkan realisme-historis juga membuktikan bahwa sejak dahulu kala, kekayaan alam cengkeh dan pala telah menjadikan Maluku sebagai salah satu tujuan utama jalur perdagangan dunia, yang dikenal dalam sejarah dengan jalur rempah (spice route).

Hal ini diungakapkan Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua dalam penyampaian saran kebijakan, yang berlangsung di lantai tujuh kantor Gubernur Maluku, dibawah sorotan tema, "Diplomasi poros maritim dalam rangka penataan wilayah kepulauan provinsi Maluku di tengah dinamika ekonomi Asean.”

Menurutnya, visi mewujudkan Maluku sebagai Poros Maritim Indonesia, adalah sebuah gagasan besar untuk merespon era transformasi yang sedang terjadi, dimana pusat gravitasi geo-ekonomi dan geo-politik dunia bergeser dari negara-negara Barat ke negara-negara Asia Timur.

“Poros Maritim (maritime axis) bagi Provinsi Maluku mesti dipahami sebagai momentum untuk menjadikan Maluku sebagai pusat kegiatan ekonomi nasional maupun regional, tentunya dengan memanfaatkan potensi sumberdaya alam unggulan di bidang kelautan dan perikanan,” ujarnya.

Dijelaskan, sebagai daerah berciri kepulauan dengan luas laut mencapai 92,4%, Maluku memiliki potensi kekayaan laut yang melimpah, baik sumber daya hayati seperti perikanan maupun pertambangan. Potensi perikanan di wilayah Maluku setiap tahun mencapai 26,5% dari potensi perikanan Nasional, baik yang bersumber dari perikanan tangkap maupun perikanan budidaya.

Kata Sahuburua, potensi ini menjadi modal penting untuk membangun industri perikanan sebagai sumber kekuatan ekonomi daerah, yang memberikan kontribusi  besar bagi kemakmuran masyarakat Maluku, serta menopang ketahanan pangan nasional.

“Karena itu, tidak berlebihan jika Pemerintah dan masyarakat Maluku memperjuangkan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional. Disisi lain, laut Maluku menyimpan potensi pertambangan yang melimpah, diantaranya potensi gas abadi di Blok Masela yang saat ini mendapatkan perhatian khusus Pemerintah,” tuturnya.

Olehnya itu, dirinya mengajak seluruh stakeholders terutama Perguruan Tinggi (PT) di daerah ini, untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, menyuarakan apa yang menjadi harapan, kebutuhan dan tantangan yang dihadapi kedepan.

"Sebagai institusi yang melahirkan generasi muda cerdas dan peduli terhadap Maluku, saya yakin dan percaya bahwa ide-ide dan pemikiran cemerlang untuk percepatan pembangunan Maluku sebagai provinsi berciri kepulauan, akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan rakyat Maluku," kata Sahuburua.
Headline 4598409086946592524

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# PILKADA MALUKU TENGAH

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang