Lima Jam di RSUD Haulussy, DPRD Temukan Banyak Persoalan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Lima Jam di RSUD Haulussy, DPRD Temukan Banyak Persoalan

BERITA MALUKU. Pimpinan DPRD bersama Wakil Ketua dan anggota komisi D, Jumat, melakukan inspeksi mendadak(sidak) serta meninjau berbagai ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Haulussy Ambon selama lima jam.

Kehadiran DPRD secara mendadak itu diterima Direktur RSUD, dr. Justini Pawa.

Para legislator ini menemukan banyak persoalan yang perlu dibenahi sesegara mungkin, baik dari aspek minimnya sarana penunjang maupun pelayanan kesehatan.

Rombongan legislatif Maluku ini dipimpin Ketua DPRD Edwin Adrian Huwae, Wakil ketua dr. Elviana Pattiasina, wakil ketua komisi D, John Rahantoknam, Tin Renjaan, Temy Oersipuny, dan Saodah Tethol.

Richard Rahakbauw ketika mengunjungi ruang neurologi menerima laporan kepala ruangan, dr. Samuel Wagio tentang kondisi ruangan yang sempit dan minimnya peralatan kesehatan seperti elektroniografi yang merupakan alat deteksi gangguan saraf atau penyumbatan saraf.

Alat kesehatan penting lainnya yang paling dibutuhkan adalah Tem yang berfungsi untuk simulasi listrik pada saraf namun tidak dimiliki bagian neurologi.

Ruangan tersebut juga membutuhkan beberapa unit pesawat telivisi untuk dipasang di ruang bangsal dan kelas yang ditempati para pasien agar pihak rumah sakit bisa memutar program edukasi bidang kesehatan.

Khusus untuk alat rekam otak sudah dimiliki, tetapi ruangan khusus EGG belum ada.

Rombongan DPRD juga melakukan kunjungan ke ruangan radiologi, ruang persalinan, intern lelaki, laboratorium, termasuk melakukan wawancara dengan para pasien tentang kesan mereka terhadap pelayanan tenaga medis.

Legislatif juga meminta Direktur RSUD Haulussy, dr. Justini Pawa membuat lapopran resmi ke DPRD dan tembusannya ke Gubernur Maluku, Said Assagaff untuk meminta penambahan mobil dinas bagi para dokter umum maupun spesialis.

Karena ada 15 unit mobil dinas di DPRD Maluku yang sebenarnya bisa dialihkan ke RSUD untuk memenuhi kebutuhan mereka.Namun, harus ada surat resmi dari RSUD.

Kemudian seluruh kebutuhan yang menjadi kekurangan di RSUD harus diinventarisir dan dimasukkan dalam laporan resmi, selanjutnya diajukan ke DPRD untuk dibahas dalam APBD Perubahan 2016 untuk yang skala prioritas dan sisanya masuk APBD 2017.
Kesehatan 5356158321913453052

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang