Warga Manjau Aru Bentuk Kube Kembangkan Potensi Perikanan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Warga Manjau Aru Bentuk Kube Kembangkan Potensi Perikanan

BERITA MALUKU. Masyarakat Desa Manjau, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulauan Aru saat ini telah membentuk sebuah Kelompok Usaha Bersama (Kube) dalam bidang perikanan dan kelautan.

Pembentukan kelompok usaha dengan nama “Tami Etu” ini bertujuan mencipatakan lapangan kerja bagi masyarakat guna memanfaatkan potensi sumber daya perikanan laut yang melimpah di wilayah tersebut demi terciptanya masyarakat desa yang sejahtera.

Ketua kelompok usaha bersama, Yuda kepada Berita Maluku Online, Selasa (30/8/2016) mengatakan, terciptanya masyarakat mandiri dilihat dari adanya persatuan dan hidup bergotong-royong sehingga atas dasar itu maka pihaknya membentuk sebuah kelompok usaha bersama demi menciptakan peningkatan ekonomi kerakyatan di pihak desa tersebut.

“Kami membentuk kelompok ini melalui suatu pertimbangan dari beberapa marga yakni marga Al-al, marga Lefuy, marga Firay, marga Koipuy, marga Sinamona dan marga Selau yang mendiami kampung ini. Dan Alhamdulillah kami beri Nama ‘Tami Etu’ mengingat potensi perikanan laut cukup melimpah di wilayah kami, misalnya kepiting, ikan kakap, ikan merah dan hasil perikanan laut lainnya yang belum dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Yuda.

Yuda mengatakan, selaku pemimpin kelompok, dia melibatkan seluruh kepala marga untuk mencegah terjadinya konflik antar marga dalam desa itu sendiri sebab ditakutnya timbul unsur kecemburuan sosial.

Hal itu dimaksudkan agar kekayaan laut yang melimpah ini bisa dikelola dengan baik untuk kemaslahatan bersama.

Diakui, potensi sumber daya perikanan laut di kabupaten julukan jargaria ini cukup melimpah, namun mereka juga bijak mengelolanya agar bisa dicicipi generasi mendatang.

“Kita beridiri di atas tanah yang kaya akan sumber daya alamnya terutama perikanan laut, jadi sudah saatnya kita mengambilnya dengan memperhatikan regenerasi yang akan datang supaya mereka juga nantinya bisa menikmatinya,” jelas lelaki berperawakan melankolis ini.

Bukan hanya itu, dikatakan, mereka juga telah bentuk Koperasi Cabang Nelayan Join, dimana semua hasil tangkapannya akan dijual ke koperasi induk yang berada di Dobo, ibukota kabupaten Kepulauan Aru, kemudian hasil keuntungan penjualan ditabungan dan setiap hasil usaha (SHU) selama setahun akan dibagikan kepada seluruh anggota kelompok.

Yuda berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru yang dipimpin Bupati Johan Gonga dapat memberikan bantuan berupa sebuah kapal tangkap ikan yang reperesntatif untuk kelompok yang dipimpinnya agar usaha perikanan laut yang dikelola pihaknya dapat berkembang di waktu mendatang dan bisa mensejahterakan masyarakat desa setempat.

Kepala Desa (Kades) Manjau, Asyad Firay mengaku bangga dengan kelompok nelayan yang dikomandani Yuda karena bisa mengakomodir warga desa setempat, bahkan pihak pemerintah desa Manjau mendukung setiap aktifitas kelompok tersebut, karena pihaknya sangat peduli untuk terciptanya suatu ekonomi kerakyatan yang betul-betul menyentuh masyarakat nelayan kecil.

“Sebagai seorang kepala desa, apapun aktifitas masyarakat saya, apalagi dalam pemanfaatan potensi sumber daya perikanan yang ada, saya akan tetap mendukung karena hal ini merupakan salah satu aktifitas yang memang semata-mata untuk kepentingan masyarakat kecil itu sendiri” ujar kades. (IMAN/e)
Daerah 6632525731369588070

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang