RSUD Tulehu Mulai Benahi Penanganan Limbah | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

RSUD Tulehu Mulai Benahi Penanganan Limbah

Ilustrasi Limbah
BERITA MALUKU. RSUD Tulehu terus melakukan pembenahan dalam hal pembuangan limbah, setelah ditetapkan masuk dalam peringkat hitam (tidak taat) melakukan pembuangan limbah oleh Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapeldada) Maluku.

Menurut Direktur RSUD Tulehu, Yohanis Parannuan, pihaknya sudah bekerjasama dengan pihak ketiga untuk mengirim limbah ke Surabaya untuk diproses kembali.

“Kerjasama dengan pihak ketiga sudah dilakukan sejak Januari 2015, dan mulai dikirim tahun ini,” ujar Parannuan, Rabu (24/8/2016).

Dengan upaya dilakukan, dirinya berharap penanganan limbah akan lebih efektif dan bisa mengeluarkan RSUD Tulehu dari peringkat hitam, yang ditetapkan Bapeldada Maluku selama dua tahun berturut-turut, 2014-2015.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dari puluhan perusahaan yang terdata di Badan Pengendalian dampak Lingkungan (Bapelda) Maluku, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tulehu, merupakan salah satu perusahaan yang dianggap tidat taat aturan dalam pembuangan limbah.

Terbukti dari hasil Proper yang dikeluarkan Bapelda Maluku, RSUD  mendapatkan peringkat hitam, dalam hal ini tidak taat dalam aturan pembuangan limbah.

“Peringkat yang kami tetapkan sesuai hasil kajian, karena selama ini limbah yang dihasilkan rumah sakit daerah tersebut hanya ditanam. Seharusnya dikirim keluar untuk dihancurkan atau dibakar,” ujar Kepala Bapelda Maluku, Fera Tomasoa, Senin (21/8/2016) lalu.  

Dijelaskan, peringkat hitam yang diberikan kepadad RSUD Tulehu sudah mencapai dua tahun. Dimana pihaknya juga sudah meminta pihak RSUD untuk memperbaiki hal tersebut, namun sampai saat ini belum juga memperbaiki.

“Jika diperbaiki maka otomatis peringkat akan berubah, namun sampai saat ini belum juga dilakukan,”pungkasnya.

Ditanya sanksi, Ungkap Tomasoa jika tidak melakukan perbaikan maka akan diberikan sanksi administrasi bahkan sampai proses pidana hukum.

Ditambahkan, ada juga RS yang sudah melakukan upaya pembuangan limbah namun belum maksimal dan hal tersebut terdapat dalam peringkat merah, diantaranya RS Hati kudus Langgur dan RSUD Karel Sadsuitubun di Kabupaten Maluku Tenggara, serta RSUD Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur.

Untuk diketahui, ada beberapa peringkat yang ditetapkan Bapelda Maluku terhadap perusahaan dalam hal pembuangan lima, yakni peringkat hitam, yaitu perusahaan tidak tata dengan aturan pembuangan limbah.  Peringkat merah, yaitu perusahaan sudah melakukan upaya-upaya untuk proses limbah tetapi belum maksiimal dan belum sesuai dengan ketetuan yang berlaku. Peringkat Biru perusaahaan sudah dikatakan taat membuang limbah sesuai apa yang diharapkan. Hijau, yaitu perusahaan bukan hanya melakukan proses pembuangan limbah dengan tetapt dan benar, tetapi perusahaan mampu mengelola limbah dan bermanfaat bagi masyarakat, sedangkan peringkat emas berarti pengelolaan sudah sempurna.
Kesehatan 511376268393542640

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang