Kabupaten MTB Terbuka Bagi Investor | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Kabupaten MTB Terbuka Bagi Investor

BERITA MALUKU. Kepala Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Damianus Lamere mengatakan, Kabupaten MTB terbuka lebar bagi pengusaha atau siapapun yang mau berinvestasi atau melakukan kegiatan usaha di daerah julukan Duan Lolat tersebut.

“Pada prinsipnya Pemda MTB terbuka untuk siapa saja yang mau menjalankan kegiatan usaha atau juga menanamkan modalnya di daerah,” kata Lamere kepada Berita Maluku Online di ruang kerjanya, Kamis (18/8/2016).

Dia mengatakan, Pemda MTB selalu berupaya keras untuk memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat. Oleh karena itu, Pemda MTB selalu mempromosikan diri bagi siapapun untuk melakukan kegiatan usaha di daerah termasuk membangun investasi di daerah, sehingga siapapun dipersilahkan menanamkan modalnya.

Menjawab pertanyaan media ini, bahwa ada beberapa pengusaha yang sudah mengajukan permohonan suatu ijin usaha namun terkesan tak respons secara baik dan dibiarkan berlarut-larut.

Pejabat berpenampilan melankolis ini mengatakan, pada dasarnya pihaknya selalu transparan kepada sipapun untuk membuka kegiatan usaha ataupun melakukan investasi di daerah, namun semua itu perlu aturan yang jelas untuk mengaturnya.

Menurutnya, merupakan pra syarat untuk sipapun yang ingin membuka kegiatan usaha atau investasi di daerah, tetapi perlu mendapat ijin-ijin resmi dari pemerintah.

“Jadi itu yang perlu diketahui bahwa untuk melakukan kegiatan usaha atau melakukan investasi perlu ada persyaratan, antara lain ijin bangunan harus ada, ijin lingkungan, keterangan lurah/desa tetang tempat usaha, dan lainnya. Bila persayaratan belum lengkap maka disarankan untuk dilengkapi untuk ijin bisa dikelurkan untuk kegiatan selanjutnya,” ujar Lamere. (CS/e)
Daerah 152167904570739589

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang