Salat Idul Fitri Masjid Alfatah, Khotib: Jaga Toleransi Beragama Hindari Kekerasan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Salat Idul Fitri Masjid Alfatah, Khotib: Jaga Toleransi Beragama Hindari Kekerasan

BERITA MALUKU. Guru Besar Universitas Negeri Sunan Kalijaga Jogyakarta, DR. KH. Shofiyullah Muzammil, M.Ag, mengimbau umat Islam menjaga dan memelihara toleransi beragama guna menghindari terjadinya aksi kekerasan dan terorisme.

"Jaga dan pelihara toleransi antarumat beragama sebagai salah satu cara memperkecil peluang terjadinya aksi-aksi kekerasan dan terorisme," kata Shofiyullah, saat menjadi Khotib Salat Idul Fitri 1437 Hijriah, di Masjid Alfatah, Ambon, Rabu (6/7/2016).

Direktur Pusat Bahasa dan Budaya Program pasca sarjana UN Sunan Kalijaga tersebut, mengingatkan umat Muslim di Maluku bahwa perbedaan faham masing-masing agama haruslah dipahami secara proporsional.

"Agama mana pun tidak mengajarkan umatnya untuk melakukan kejahatan, menyebarkan teror dan melukai umat manusia, terutama ajaran Islam yang membawa kedamaian," katanya.

Umat Muslim juga diingatkan untuk tidak hanya memaknai perayaan Idul Fitri sebagai hari kemenangan, tetapi menjadi momentum penting untuk menyadari dan mengoreksi diri sendiri serta perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Umat juga diingatkan untuk melaksanakan Ukhuwah Islamiyah yang mencakup tiga hal penting yakni terciptanya solidaritas yang kuat antarsesama Muslim, terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa serta kerukunan hidup antarsesama warga.

"Terminologi Ukhuwah Islamiyah adalah persaudaraan yang Islami dan sesuai dengan nilai-nilai luhur ajaran Islam. Tidak hanya antarsesama umat Muslim, tetapi juga dengan agama lain dan sesama manusia," katanya.

Menurut Shofiyullah, budaya persaudaraan dan kekeluargaan antarwarga di Maluku yang tercermin dalam budaya leluhur "Pela" (hubungan kekerabatan antardua desa atau lebih yang seagama maupun tidak) dan "Gandong" (sekandung), juga merupakan bentuk dari Ukhuwah Islamiah.

"Budaya dan falsafah hidup orang Maluku ini juga merupakan salah satu modal utama memerangi berbagai bentuk kekerasan termasuk aksi-aksi terorisme," tandasnya.

Ukhuwah Islamiah dalam masyarakat majemuk, tandas Shofiyullah, adalah bentuk cinta kasih kepada sesama untuk bertumbuh secara bersama dalam persaudaraan sejati.

Dia mengingatkan berbagai komponen masyarakat termasuk pemerintah tentang pentingnya membangun warga Ambon dan Maluku yang berpendidikan tinggi, berwawasan luas serta menguasai ilmu dan teknlogi yang semakin berkembang dewasa ini.

Shalat Idul Fitri yang dipusatkan di masjid Alfatah Ambon, dihadiri ribuan warga termasuk Gubernur Maluku Said Assagaff, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI. Donny Munardo, Kapolda Maluku Brigjen Pol. Ilham Salahudin dan Wakil Wali Kota Sam Latuconsina, berjalan aman dan lancar.
Ramadhan 6401238226547588234

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang