Gubernur Tawarkan Maluku Tempat Penyelengaraan Pesparani Nasional | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Gubernur Tawarkan Maluku Tempat Penyelengaraan Pesparani Nasional

BERITA MALUKU. Gubernur Maluku Said Assagaff menawarkan daerah ini sebagai tempat penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katholik tingkat nasional I, yang waktunya diputuskan nanti pada Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) di Maluku Tenggara.

"Saya sudah menawarkan kesiapan menyelenggarakan Pesparani Nasional I saat menjamu Sekretaris Eksekutif KWI, Pastor Y.R. Edy Purwanto dan Ketua Uskup Amboina Mgr. Petrus Canasius Mandagi pada 26 Juli 2016," katanya, dikonfirmasi, Jumat (29/7/2016).

Dia mengemukakan, kesiapan Maluku menyelenggarakan Pesparani Nasional telah disampaikan sejak Pesparani Maluku III di Dobo, ibu kota kabupaten Kepulauan Aru pada 26 - 30 Oktober 2014.

Pemprov Maluku telah menyatakan kesiapan memfasilitasi Keuskupan Amboina dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katholik Keuskupan Amboina (LP3KKA) Maluku untuk keperluan tersebut.

"Saya ingat saat Pesparani Maluku di Dobo telah dicanangkan perhelatan untuk tingkat nasional sehingga perlu dimatangkan penyelenggaraannya dengan KWI untuk berkoordinasi ke Ditjen Binmas Katholik Kemenag," ujar Gubernur.

Bahkan, lanjutnya, Sekjen Kementerian Agama Nur Syam, yang membuka Pesparani Maluku III di Dobo, mengapresiasi rencana perhelatan Pesparani Nasional melalui Ditjen Binmas Katholik yang berkoordinasi dengan KWI.

Begitu pun, Keuskupan Agung Merauke, Papua menyertakan peserta dalam rangka eksebisi di lomba Pesparani Provinsi Maluku III di Dobo.

Karena itu, Gubernur menyatakan kesediaannya sekiranya Maluku dipercayakan menyelenggarakan Pesparani Nasional I, menyusul sukses perhelatan MTQ Nasional XXIV di Ambon pada 8 - 15 Juni 2012 maupun Pesparawi Nasional XI pada 2 - 12 Oktober 2015.

"Saya diberitahu bahwa agama Hindu atau Budha juga akan menyelenggarakan event nasional, sehingga Pesparani harus didukung perhelatannya," kata Gubernur.

Dia mengakui, motivasi mendukung perhelatan Pesparani Nasional di Maluku guna mewujudkan daerah ini menjadi laboratorium kerukunan umat beragama di Tanah Air maupun internasional.

"Kita sudah membuktikan itu dengan menggelar MTQ maupun Pesparawi Nasional, termasuk membangun Islamic Centre pada 2012, Kristiani maupun Katholik Centre 2015 serta Hindu dan Budha Centre 2016," kata Gubernur.

Dia bahkan telah mengarahkan Kadis PU Maluku, Ismael Usemahu untuk mencari lahan di pulau Ambon guna membangun permukiman kerukunan umat beragama yang multikultur.

"Perkampungan akan ditempati semua komunitas agama dan suku dari Papua hingga Banda Aceh sebagai bentuk fisik laboratorium kerukunan umat beragama yang telah direspon Presiden Joko Widodo meresmikannya bila telah rampung," tegas Gubernur Said.
Aneka 1236709457737147397

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang