Warga Aru Kecewa Wings Air Tangguhkan Penerbangan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Warga Aru Kecewa Wings Air Tangguhkan Penerbangan

BERITA MALUKU. Masyarakat Kepulauan Aru kecewa dengan kebijakan penangguhan penerbangan Wings Air ke Bandara Rar Gwamar, Dobo, ibu kota Kabupaten setempat yang dijadwalkan pada 27 April 2016.

Kadis Perhubungan dan Infokom Kepulauan Aru, Alo Tabela, dihubungi dari Ambon, Senin (25/4/2016), membenarkan kekecewaan masyarakat setempat atas penangguhan tersebut, karena sudah sepekan lebih tidak ada penerbangan ke maupun dari Dobo.

"Penerbangan ke Dobo dari Bandara internasional Pattimura Ambon transit di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara pergi pulang (PP) selama ini dilayani pesawat Trigana Air yang ternyata mengalami kerusakan," ujarnya.

Dia mengakui, penangguhan penerbangan pesawat Wings Air juga disampaikan Direktur Operasi maspakai tersebut, Capt. Reddy Irawan, yang menginformasikan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Suprasetyo, menerbitkan suratnya pada 25 April 2016.

"Penangguhan ini terkait sejumlah orang mengatasnamakan warga Kepulauan Aru yang menolak pengoperasian pesawat Wings Air dengan alasan keselamatan penerbangan sehubungan Bandara Rar Gwamar masih mengalami kerusakan di landasan pacu," katanya.

Dia menyesalkan aksi demo yang tidak tertanggung jawab itu dan mengakibatkan Kepulauan Aru terisolir dari aktivitas penerbangan.

"Dampaknya menghambat kelancaran mekanisme pemerintahan, percepatan pembangunan dan pelayanan sosial," tandas Alo.

Apalagi, manajemen Wings Air telah menjual tiket untuk penerbangan ke Dobo PP pada 27 April 2016.

"Kami mengharapkan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub agar bijaksana dalam memutuskan penangguhan pengoperasian pesawat Wings Air ke Dobo karena dibutuhkan untuk mendukung pemerintahan, pembangunan dan pelayanan sosial di Kepulauan Aru yang berbatasan dengan Australia," tegasnya.

Sebelumnya, Kabid Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Maluku, Jhon Rante mengemukakan, pengoperasian pesawat Wings Air diputuskan setelah tim manajemen maspakai penerbangan itu melakukan tes pendaratan di Bandara Rar Gwamar pada 30 Maret 2016.

Tes pendaratan dipimpin Manager Operasi Wings Air, Capt. Reddy Irawan yang menjadi pilot pesawat mendarat di Bandara Rar Gwamar.

"Capt. Reddy menyampaikan tidak ada masalah lagi untuk pengoperasian pesawat Wings Air ke maupun dari Bandara Rar Gwamar setelah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan," ujarnya.

Begitu pun, landasan pacu sepanjang 300 meter yang sempat mengalami keretakan telah diperbaiki dan pada akhir Desember 2015 telah dievaluasi tim teknis maupun keselamatan Kementerian Perhubungan.

"Jadi soal landasan pacu sepanjang 1.300 meter dan lebar 23 meter bukan menjadi masalah bagi manajemen Wings Air mengoperasikan pesawatnya, baik ke maupun dari Dobo," tegas Jhon.

Hal yang dibutuhkan saat ini adalah ketersediaan avtur oleh PT.Pertamina sehingga memungkinan penerbangan langsung Ambon - Dobo pergi pulang (PP).

Selama ini penerbangan Ambon - Dobo PP memanfaatkan jasa pesawat Trigana Air harus transit di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara.

Sedangkan, pesawat Wings Air rute penerbangannya Ambon - Dobo, selanjutnya ke Ambon dengan transit di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara.

"Ambang batas tiket terendah adalah Rp589.000 dan tertinggi Rp1,8 juta/penumpang," kata Jhon Rante.
Perhubungan 3212045888657161545

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang