Pemkot Ambon Tetapkan Tarif Angkot Normal | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Pemkot Ambon Tetapkan Tarif Angkot Normal

BERITA MALUKU. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Organda telah menetapkan tarif Angkutan Kota (Angkot) tidak mengalami penurunan atau tetap memberlakukan harga normal.

"Rapat koordinasi yang dilakukan Pemkot bersama Organda dan pengusaha disepakati tarif Angkot tidak mengalami perubahan, tetapi jika terjadi kenaikan harga BBM, maka akan diperhitungkan dengan penurunan yang terjadi saat ini," kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, Rabu (6/4/2016).

Menurut dia, kebijakan pemerintah menurunkan harga BBM pada 1 April 2016 sebesar tiga persen, implementasi ke kota Ambon tidak terlalu besar sehingga tidak terjadi penurunan tarif Angkot.

Kesepakatan bersama yang diambil, jika terjadi kenaikan harga BBM lebih dari presentasi yang terjadi saat ini maka akan diperhitungkan batas antara penurunan dan kenaikan.

"Jika saat ini BBM mengalami penurunan tiga persen, dan terjadi kenaikan di beberapa bulan kedepan lima persen, maka akan terjadi kenaikan hanya dua persen sesuai kesepakatan yang ditetapkan," katanya.

Richard menyatakan, kenaikan atau penurunan harga BBM hanya bertahan selama enam bulan, jika terjadi kenaikan maka akan diadaptasi.

Di Ambon lanjutnya tingkat kemahalan cukup tinggi dibandingkan Papua, tetapi masyarakat Ambon tidak mendapat tunjangan kemahalan.

"Tetapi yang terjadi masyarakat Ambon telah terbiasa dengan biaya hidup yang tinggi dan bisa mengelola kebutuhan keluarga dengan baik, yang terpenting saat ini adalah ketersediaan kebutuhan pokok. Jika kendaraan tidak beroperasi masyarakat tidak komplain tetapi jika kebutuhan pokok tidak tersedia masyarakat pasti komplain," tandasnya.

Diakuinya, penurunan harga BBM sebesar tiga persen atau Rp100 tidak berpengaruh pada harga Angkot yang berlaku yakni sebesar Rp3.000 untuk jarak terdekat.

"Jika harus diturunkan berarti kemungkinan menjadi Rp2.900 dan diprediksikan tarif tidak mengalami perubahan," ujarnya.

Penetapan tarif angkot kata Richard, harus memperhitungkan berbagai faktor diantaranya mengevaluasi seluruh komponen pendukung kendaraan bergerak naik atau turun.

"Faktor utama yang harus diperhatikan adalah mengevaluasi seluruh komponen pendukung mobil bergerak naik atau turun seperti harga suku cadang kendaraan oli, kampas rem dan lain sebagainya meningkat atau menurun," ujarnya.

Tarif angkutan umum yang berlaku saat ini di Ambon berkisar Rp3.000 - 8.000 untuk 59 trayek di Ambon.
Perhubungan 4272040777861421899

Poskan Komentar

  1. sangat di sayangkan krna organda tidak melihat apa yg terjadi di lapangan, seperti trayek AKDP(Angjutan Kota Dalam Provinsi) Liang, karna untuk satu kali jalan di pungut Rp 18.000/orang,
    tarif ini melebihi tarif yg sudah di tetapkan oleh Pemkot Masohi, Organda dan Pihak² yg terkait,

    ini sangat memberatkan bagi kami penggyna jasa angkutan darat, jadi kami sangat mengharpakan
    Pemkot Masohi dan Organda agar me indak lanjuti hal ini.

    Danke
    Hormate

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang