Agama di Maluku Sumber Inspirasi Pembangunan Perdamaian | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Agama di Maluku Sumber Inspirasi Pembangunan Perdamaian

BERITA MALUKU. Bukanlah sesuatu yang mudah untuk hidup dalam perbedaan terutama perbedaan pendapat yang ada di dalam masyarakat, karena setiap perbedaan dapat memicu timbulnya perselisihan.

Karena itu, keberadaan agama ditengah-tengah masyarakat sangatlah penting, karena agama dapat menjaga dan mengatur tentang bagaimana hidup saling menghargai dan menghormati satu dengan yang lain, agama juga mampu menciptakan kerukunan dalam kultur masyarakat yang majemuk.

Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, agama memiliki fungsi yang vital, yakni sebagai salah satu sumber hukum atau dijadikan sebagai norma.

Agama telah mengatur bagaimana gambaran kehidupan sosial yang ideal, yang sesuai dengan fitrah manusia.

Semua ajaran agama baik Islam, Kristen, Hindhu dan Budha mengatur bagaimana bersikap terhadap orang lain, mengajarkan untuk saling menghormati, saling menolong sesama, tidak membedakan satu dengan yang lain.

Agama juga telah memberikan contoh yang konkret mengenai kisah-kisah kehidupan sosio-kultural pada masa silam, yang dapat dijadikan contoh yang baik bagi kehidupan bermasyarakat kita.

Karena itu, Menurut Gubernur Maluku, Said Assagaff sejatinya agama-agama di Maluku merupakan peran penting sebagai sumber inspirasi pembangunan perdamaian, kesejahteraan, dan kemakmuran untuk sesama di daerah ini.

”Dalam rangka kita wujudkan pembangunan Maluku yang rukun, religius, damai, sejahtera, aman, berkualitas dan domokratis  dijiwai semangat siwalima berbasis kepulauan secara berkelanjutan,” kata Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan staf ahli, Frona Koedoeboen saat dialog kerukunan umat beragama, berlangsung di aula Universitas Pattimura (Unpatti), Senin (18/4/2016).

Dikatakan, begitu penting dan strategisnya kerukunan hidup umat beragama, maka selayaknya semua pihak dan seluruh komponen bangsa, baik Pemerintah, TNI/Polri maupun masyarakat berperan secara pro-aktif dalam memberikan pemahaman tentang kedamaian, ketentraman dan keharmonisan.

”Oleh karena itu, saya mengajak kita seluruh umat beragama di Maluku untuk tampil di garda terdepan, kita bangun daerah ini menjadi laboratorium kerukunan umat beragama terbaik di Indonesia bahkan di dunia,” ucapnya. 

Lanjut Assagaff, salah wujud fisik dari hal tersebut telah dibangun kampung multi etnis dan multi relijius di desa Halong nanti, sebagai salah satu contoh tentang indahnya hidup bersama dalam multikulturalisme yang ada dengan tetap bersandar pada akar budaya Maluku yaitu semangat siwalima dan falsafah hidop orang basudara, sebagaimana tercermin dalam kecerdasan lokal atau kearifan lokal, seperti budaya pela, gandong, larvul Ngabal, ‘Aini ain, ikapela, dan sebagainya.
Headline 274904728082606401

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang