Meski Terkendala Masalah Listrik, SMK Taniwel Janjikan Masadepan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Meski Terkendala Masalah Listrik, SMK Taniwel Janjikan Masadepan

BERITA MALUKU. SMK negeri Pertanian Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), merupakan Cikal bakal pembentukan tenaga-tenaga pertanian yang siap pakai. Meski begitu, SMK yang dibangun dengan lahan praktek seluas 7 hektar ini sangat membutuhkan fasilitas pendukung terutama kelistrikan untuk kegiatan Ilmu Teknologi (IT).

Seperti diketahui, kelistrikan di kecamatan Taniwel, SBB sampai hari ini sangat memprihatinkan karena ketersediaan listrik hanya pada malam hari untuk penerangan sementara kegiatan sekolah berlangsung di siang hari.

Dengan demikian kegiatan belajar mengajar yang menggunakan internet sulit dilakukan. Dan masalah ini ikut mempengaruhi para guru dan siswa di semua jenjang pendidikan pada kecamatan Taniwel. Terutama mempersiapkan para siswa untuk mengikuti ujian Nasional dengan sistim Online.

Kepala SMK Pertanian Taniwel, Eliezer Elly kepada Berita Maluku Online, Minggu (7/2/2016) mengharapkan, pemerintah Daerah Provinsi untuk berkoordinasi dengan pihak PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara agar PLN di Seram Barat khususnya kecamatan Taniwel dapat berfungsi 24 jam terutama pada aktifitas sekolah.

SMK Pertanian Taniwel yang bermarkas di negeri (desa) Mornateng itu memiliki jurusan Agribisnis Tanaman pangan dan Holtikultura dan Agribisnis Perkebunan serta satu program studi tambahan yakni Akuntansi.

“Ini untuk menjawab tuntutan masyarakat terutama aspek marketing (pasar). Karena itu kami sudah melakukan kerjasama baik dengan pemerintah maupun dengan dunia usaha khusus di bidang pertanian diantaranya Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Balai beni Holtikultura dan balai sertifikasi benih,” kata Eliezer Elly.

Khusus untuk akuntansi, telah mengarah ke bisbis sehingga buah segar harus betul-betul alami.

Dijelaskan, SMK sedang menerapkan program 3 yaitu Terdepan, Terluar dan Terdalam atau yang disebut Nawasita.

Menurut Elly, SMK Taniwel sudah melaksanakan program pengembangan mutu ini dengan salah satu sekolah di Purwakerto menyangkut pengembangan mutu pendidikan. Dan dari kerjasama ini katanya yang menjadi masalah adalah tidak tersedianya listrik di sekolah.

“Jadi listrik memang menjadi masalah besar dan bukan saja untuk SMK tetapi semua sekolah yang ada di Taniwel karena di sana listrik hanya berfungsi di waktu siang saja,” ungkap Eliezer Elly.

Dijelaskan, kebijakan sekolah untuk membeli genset, akan merusak semua perangkat IT disekolah.
Karena itu dia  berharap Pemerintah provinsi dalam hal ini pak Gubernur, ikut menopang masalah ini.

Hal yang sama juga disampaikan salah satu akademisi Unpatti asal Taniwel, DR SemY Touwe.

Menurut dia, SMK Taniwel ini sangat strategis karena SMK ini bergerak di bidang pertanian dimana kawasan Taniwel itu sesuai tata ruang Kabupaten SBB, Taniwel merupakan sentra pertanian.

Dari jurusan tersebut, dapat dipastikan bahwa para lulusan SMK Pertanian Taniwel bukan hanya terbatas pada bertani saja tetapi sampai dengan marketing (prospek pasar). (nus)
Daerah 5080947160548086965

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang