Harga BBM Turun, Saimima: Belum Ada Penyesuaian Tarif Angkot | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Harga BBM Turun, Saimima: Belum Ada Penyesuaian Tarif Angkot

BERITA MALUKU. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dan Organda setempat belum melakukan penyesuaian tarif angkutan kota (Angkot) paska pemerintah memberlakukan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 5 Januari 2016.

"Kami belum melakukan penyesuaian tarif Angkot paska penurunan harga BBM 5 Januari 2016 yakni premium dari Rp7.300 per liter menjadi Rp6.950 dan harga solar semula Rp6.700 menjadi Rp5.650 per liter," kata Kepala Dinas Perhubungan kota Ambon, Pieter Saimima, Kamis (7/1/2016).

Menurut dia, pihaknya belum menerima petunjuk teknis dari Kementerian Perhubungan tentang penyesuaian tarif angkutan umum.

"Jika harus dilakukan penyesuaian tarif dipastikan juga sangat kecil, karena harus memperhitungkan jarak tempuh dan resiko penurunan tarif," ujarnya.

Pieter menyatakan, penetapan tarif angkutan umum harus memperhitungkan berbagai faktor diantaranya mengevaluasi apakah seluruh komponen pendukung kendaraan bergerak naik atau turun.

Faktor utama yang harus diperhatikan adalah mengevaluasi seluruh komponen pendukung mobil bergerak naik atau turun seperti harga suku cadang kendaraan, oli, kampas rem dan lain sebagainya meningkat atau menurun.

Selain itu dalam memperhitungkan tarif angkutan juga harus diperhatikan jarak dan resiko. Jika jarak yang ditempuh angkutan tidak jauh, tetapi mengandung resiko misalnya jalan tanjakan, maka tarif angkutan mahal.

Namun, sebaliknya jika jarak yang ditempuh jauh dan tidak beresiko atau jalan tidak menanjak maka tarif angkutan tidak mahal.

"Rumus tersebut yang harus dipakai untuk menghitung penetapan tarif angkutan umum. Selain itu pihaknya juga harus menyesuaikan kondisi dan situasi kota Ambon sehingga harus dilakukan secara selektif sehingga nantinya tidak akan merugikan seluruh pihak," tandasnya.

Ia menjelaskan, pengaruh harga BBM bersifat tidak tetap dan bisa saja naik turun. Karena itu, menurutnya, tidak bisa langsung menurunkan tarif angkutan meski pemerintah pusat telah menetapkan penurunan harga.

"Harga BBM sifatnya fluktuaktif dan tidak signifikan. Kami akan melakukan rapat koordinasi dengan Organda jika harus dilakukan penyesuaian tarif," tandasnya.

Pieter menambahkan, tarif angkutan umum yang berlaku saat ini di Ambon berkisar Rp3.000 - 8.000 untuk 59 trayek di Ambon "Penyesuaian tarif akan dilakukan setelah Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan pengukuran ulang jarak tempuh dan sebagian daerah merupakan kawasan yang topografinya berbukit dan menanjak," ujarnya.
Ambon 6896811576344164932

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang