Siswa SD Inpres Namtabung MTB Dijadikan Kuli Bangunan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Siswa SD Inpres Namtabung MTB Dijadikan Kuli Bangunan

Ilustrasi
BERITA MALUKU. Anggota DPRD Maluku Dharma Oratmangun mengecam tindakan oknum kepala sekolah dasar yang mengerahkan murid-muridnya untuk memikul material bangunan untuk proyek perbaikan ruang belajar.

"Kasus yang terjadi di SD Inpres Namtabung, Kabupaten Maluku Tenggara Barat itu merupakan sebuah pelanggaran HAM yang tidak bisa ditolerir," kata Dharma di Ambon, Rabu (25/11/2015).

SD Inpres Namtabung tahun ini mendapat kucuran dana alokasi khusus pendidikan untuk menbangun dua ruang belajar baru.

Material bangunan berupa ratusan sak semen didatangkan dari Saumlaki, ibu kota Kabupaten MTB, dengan kapal menuju Namtabung dan diturunkan di pesisir pantai.

Kepala sekolah mengerahkan siswa kelas enam dengan berpakaian olahraga menuju garis pantai untuk mengangkat semen ke atas bak mobil.

Para siswa kembali dikerahkan untuk menurunkannya untuk disimpan di gudang penampungan material.

"Yang namanya siswa sekolah dasar, meskipun duduk di kelas enam tetapi usia mereka sangatlah muda dan tidak seharusnya dijadikan kuli panggul mengangkut material bangunan untuk proyek pemerintah," kata Dharma.

Karena ini merupakan proyek pemerintah untuk membangun ruang kelas baru, tentunya alokasi dana yang disediakan sudah termasuk biaya pengangkutan material.

"Apalagi mereka dikerahkan mengangkut semen pada saat jam belajar, maka tindakan guru atau kepala sekolah seperti ini tidak bisa dibenarkan sehingga perlu ada sikap tegas instansi terkait untuk melakukan penertiban," kata politikus Partai Golkar itu.
Pendidikan 6422138171778099376

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang