Puluhan Siswa SMAN 1 Dobo Tenggelam, Enam Masih Dicari | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Puluhan Siswa SMAN 1 Dobo Tenggelam, Enam Masih Dicari

BERITA MALUKU. Puluhan siswa SMA Negeri 1 Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Minggu malam tenggelam saat perahu yang ditumpangi terbalik akibat diterpa badai di Teluk Dobo, namun enam lainnya masih dalam pencarian.

"Kami masih melakukan pencarian terhadap enam orang siswa yang hilang dalam musibah itu dan 19 lainnya yang telah ditemukan sudah dievakuasi ke RSUD Cendrawasih Dobo," kata Kapolres Pulau-Pulau Aru, AKBP Harold Huwae yang dihubungi dari Ambon, Minggu malam.

Kecelakaan laut itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIT.

Polisi bersama masyarakat menggunakan speedboat untuk melakukan pencarian kepada korban yang belum ditemukan meski kondisinya sangat gelap dan ada gelombang laut tinggi yang disertai angin kecang.

Para siswa menggunakan perahu bermesin pada musibah itu.

Menurut Kapolres, pengemudi perahu telah dievakuasi ke rumah sakit.

Salah satu warga Dobo, Olaf Unawckly mengatakan awalnya puluhan siswa SMAN 1 Dobo ini berangkat ke Dusun Kota Lama di Pulau Wokam bersama guru untuk meninjau sebuah situs bersejarah.

Namun ketika kembali pada malam hari, perahu yang dinaiki terbalik karena cuaca buruk padahal mereka sudah dekat dengan Dermaga Yos Sudarso.

Sejumlah siswa yang selamat karena ditolong warga yang mengetahui kejadian itu.

"Salah satu korban bernama Karna Syair (17) berhasil selamat setelah berenang ke tepi dermaga dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD bersama 18 korban lainnya," ujar Olaf.

TNI Angkatan Laut Aru juga telah mengerahkan satu kapal dilengkapi sejumlah tim penyelam untuk melakukan pencarian terhadap enam siswa yang masih hilang.

DANLANAL ARU PIMPIN PENCARIAN

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Aru Kabupaten Kepulauan Aru Provinsi Maluku, Letkol Laut (P) Dody Prasetyo memimpin langsung upaya pencairan enam siswa SMAN 1 Dobo yang tenggelam dan hilang dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut.

"Kami masih melakukan penyisiran di sekitar Teluk Dobo menuju perairan Pulau Wokam untuk mencari para korban," kata Danlanal Aru itu, saat dihubungi dari Ambon, Minggu malam.

Selain mengerahkan KAL untuk membantu pencarian korban bersama armada rakyat dan tiga kapal patroli milik KSOP Aru, Lanal setempat juga membawa satu regu penyelam untuk sewaktu-waktu melakukan penyelaman.

Namun para petugas penyelam ini belum bisa menjalankan tugas mereka, mengingat kondisi cuaca di laut sangat buruk dan gelap.

"Untuk sementara kami masih melakukan penyisiran meskipun arus laut sangat kuat disertai gelombang dan tiupan angin kencang, sehingga belum dapat melakukan penyelaman," kata Letkol Dody pula.

TNI AL bersama Polres Pulau Pulau Aru juga masih melakukan pendataan secara pasti berapa banyak siswa SMA Negeri 1 Dobo yang pergi ke Pulau Wokam, dan yang berangkat dengan perahu bermesin dikemudikan Crispo serta rekannya Aries Wamir untuk kembali ke Kota Dobo.

Seorang siswa kelas tiga yang diketahui bernama Karna Syair (17), berhasil berenang dari lokasi kejadian ke tepi pantai, namun korban masih dalam kondisi trauma.

Sedangkan tiga dari enam siswa yang belum diketahui nasibnya, bernama Yuni Somnakubun, Nova Oraplean, Nova Herwana, serta Patrick Soumokil yang diduga sebagai guru mereka.

Hingga berita ini diturunkan, puluhan orang tua siswa sedang berada di dermaga Yos Sudarso bersama Penjabat Bupati Kepuluan Aru, Angky Renjaan, menunggu hasil pencarian yang dilakukan aparat TNI-AL, Polres Pulau Aru, serta masyarakat setempat. (ant/bm 01)

Daerah 7221366030851530165

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang