Kandungan Gas Bumi di Blok Masela Lebih Besar dari Perkiraan Awal | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Kandungan Gas Bumi di Blok Masela Lebih Besar dari Perkiraan Awal

BERITA MALUKU. Gubernur Maluku Said Assagaff memperkirakan, kebutuhan penyertaan modal daerah dalam pengelolaan Blok Masela bisa mencapai lebih dari Rp50 triliun.

"Awalnya, penyertaan modal diperkirakan Rp14 triliun dari nilai investasi pengelolaan blok migas Masela sekitar Rp140 triliun," kata Said Assagaff di Ambon, Senin (17/8/2015).

Namun belakangan, kata Said Assagaff, kandungan gas bumi yang ada di Blok Masela ditemukan lebih besar dari perkiraan awal dan jangkauannya sampai ke Laut Banda, sehingga nilai investasinya juga akan mengalami kenaikan.

"Dampaknya adalah penyertaan modal bagi pemerintah daerah juga meningkat dan diprediksikan bisa mencapai Rp50 triliun," ujarnya.

Kepastian penyertaan daerah, lanjutnya, masih menunggu revisi rencana pengembangan blok tersebut.

Said juga memastikan, persoalan sumber pembiayaannya akan dibicarakan dengan DPRD sebagai representasi rakyat.

"Kami tidak bisa memutuskan sendiri sumber pembiayaannya dari mana, jadi kalau mau ambil dari pihak perbankan misalnya, harus mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya.

Said Assagaff juga mengakui banyaknya pihak swasta yang berminat untuk turut serta dalam menanamkan modal, tetapi persoalan ini juga harus dibahas secara matang dengan DPRD.

Pemprov Maluku juga akan menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas agar kelak bisa terlibat langsung dalam mega proyek tersebut.

"Kami akan meningkatkan SDM yang ada. bila perlu kirim 1.000 orang dari Maluku untuk mengambil gelar strata tiga (S3)," tandasnya.  (Ant/bm 01) 
Headline 1736482473055094248

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang