Tim Bappenas Temui Pemprov Malut dan Tidore Bahas Pemekaran Sofifi | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Tim Bappenas Temui Pemprov Malut dan Tidore Bahas Pemekaran Sofifi

BERITA MALUKU. Tim dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bertemu perwakilan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan guna menyosialisasikan rencana pemekaran Kota Sofifi sebagai ibukota provinsi itu.

"Pertemuan tersebut membahas Masterplan Kota Baru Sofifi, yakni rencana koridor ekonomi Papua-Kepulauan Maluku/Malut dan pembangunan di kawasan timur diarahkan menjadi pusat pengembangan pangan, perikanan, energi dan pertambangan nasional," kata Ketua Tim Bappenas Wariki Sutikno di Sofifi, Selasa (7/7/2015).

Sedangkan kegiatan ekonomi utama yang akan dikembangkan antara lain pertanian pangan, pertambangan tembaga, nikel, minyak dan gas bumi serta perikanan.

Begitu pula untuk Kota Sofifi akan menjadi salah satu kawasan pusat ekonomi yang terhubung ke pusat, selain Kota Timika, Jayapura, Marauke, Sofifi, Ambon, Sorong dan Manokwari.

"Peran Kota Sofifi di Provinsi Malut merupakan kota orde I dengan fungsi sebagai pusat kegiatan lokal (PKL), dalam kurun waktu perencanaan diusulkan menjadi pusat kegiatan wilayah (PKW) dengan lingkup pelayanan kawasan-kawasan atau kabupaten sekitarnya," ujarnya.

Dia mengatakan daerah memiliki fungsi khusus sebagai pusat administrasi provinsi, pusat perhubungan dan komunikasi serta pusat pelayanan sosial," katanya.

Menurut dia, pengembangan diarahkan pada pengadaan fasilitas pusat pemerintahan dan fasilitas pelayanan dasar masyarakat, sebab potensi pulau Halmahera dikelilingi laut. Sofifi sebagai gerbang Halmahera, menghubungkan koridor Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Utara dan Kota Tidore Kepulauan.

Untuk itu kata Wariki, pengembangan diarahkan menjadi sentral pengembangan perikanan didukung oleh jalur transportasi yang dapat mengakomodasi kegiatan, sedangkan pusat industri pengembangan budidaya kelautan berbasis penelitian terdapat rencana pembangunan LIPI dan sekolah tinggi kelautan yang dapat mendukung konsep ini.

Selain itu, pusat kegiatan maritim berkaitan dengan pintu menuju negara Asia Tenggara dan jalur pelayanan Internasional dan pengembangannya diarahkan melayani dan mengakomodasi kegiatan kemaritiman di seluruh dunia. (ant/bm 01)
Malut 8187171018359808561

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang